Desa Maspul Melek Teknologi Wakili Kaltara Lomba Posyantek Nasional

Sebatik (berandatimur.com) – Penilaian lomba Posyantek (Pos Layanan Teknologi) tingkat nasional mulai berlangsung. Lomba yang diadakan Kementerian Desa dan Transmigrasi ini sedang berada di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Ini berkat kesuksesan Desa Maspul Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan terpilih mewakili Provinsi Kaltara pada lomba posyantek tingkat nasional.

Kepala Desa Maspul, Agussalim saat ditemui di kantornya pada Kamis (6/9) mengutarakan, sedang mempersiapkan diri menjelang kedatangan tim penilai nasional dari Kementerian Desa dan Transmigrasi.

Ia pun mengaku sangat senang desanya terpilih pada lomba yang sama pada tingkat Provinsi Kaltara beberapa bulan lalu sehingga dinyatakan wakili provinsi termuda pada tingkat nasional.

Keberhasilan Desa Maspul Kecamatan Sebatik Tengah ini tidak terlepas dari kemampuan kepala desanya, perangkat desa didukung masyarakatnya yang terus berinovasi dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakatnya.

Baca Juga:  STAIN Majene "Kebanjiran" Anggaran Pusat

Agussalim menilai, inovasi sangat penting agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi khususnya pada bidang teknologi meskipun berada dipelosok dan pedalaman.

Bentuk inovasi yang dilakukannya selama ini sehingga desanya sukses menjadi peserta lomba posyantek tingkat nasional adalah pemanfaatan sarana teknologi dalam mendukung kelancaran pemerintahan dan berinteraksi dengan masyarakat dalam hal pelayanan.

Meskipun letak geografis Desa Maspul berara di pelosok dengan kondisi daerah perbukitan yang berbatasan langsung dengan daratan Malaysia sarana telekomunikasi mulai baik berkat bantuan dari pemerintah pusat.

Salah satu tower telekomunikasi berdiri kokoh di belakang kantor Desa Maspul menjadi aspek penting dalam meningkatkan interaksi masyarakatnya dengan pemerintahnya termasuk dalam memaksimalkan pelayanan.

Baca Juga:  Rasisme di Amerika Bagaikan Bara Api Dalam Sekam

“Selama ada tower ini gangguan dari operator seluler Malaysia sudah kurang. Kalau sebelum ada tower setiap menelpon pasti roaming,” ujar dia.

Mengandalkan tower telekomunikasi inilah yang dimanfaatkan perangkat desa dan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan dan lain-lainnya sehingga tercipta layanan prima dan berkeadilan, terang Agussalim.

Kantor Desa Maspul Kecamatan Sebatik Tengah

Selama ini, kata Kades Desa Maspul ini, dirinya terus menerus berinovasi dengan memanfaatkan ketersediaan sarana prasarana yang ada dalam peningkatan layanan kepada masyarakatnya.

Ia mengatakan, Desa Maspul hasil pemekaran dari Desa Ajikuning dan masuk kategori sangat tertinggal. Namun saat telah menjadi desa maju berkat pesatnya pembangunan yang dibiayai pemerintah pusat.

Baca Juga:  Desa Lewomada, Sikka pamerkan kerajinan tangan dari daun lontara di Flotim

Hal ini juga terjadi kesadaran masyarakatnya yang memiliki animo besar ingin mengubah pola pikir atas bimbingan seluruh perangkat desa ditambah ketersediaan sarana telekomunikasi, kata dia.

“Mungkin dengan inovasi yang dibuat selama ini khususnya dalam layanan teknologi makanya Desa Maspul ditunjuk mewakili Kaltara pada lomba posyantek tingkat nasional,” beber Agussalim. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here