Home / Kaltara

Selasa, 6 Juni 2023 - 14:59 WIB

Swedia Akan Gelar Kejuaraan Seks, Apanya yang Dinilai?

FOTO: Ist

FOTO: Ist

Nunukan (BERANDATIMUR) – Dikutip dari laman instagram makassarinfoku pada Selasa, 6 Juni 2023, ditulis negara Swedia menganggap seks adalah olahraga.

Oleh karena itu, seks akan diperlombakan di negara ini dengan penilaian pada durasi dan ketahanan pasangan yang ikut berlomba.

Langkah negara Swedia ini sebagai sebua terobosan, karena kompetisi seks ini merupakan pertama kali digelar.

Perlombaan yang dikenal dengan nama European Sex Championship, akan menampilkan peserta yang mampu menjaga sesi seks yang berlangsung hingga enam jam per hari.

Kompetisi ini dimulai pada 8 Juni 2023 dan berlangsung selama enam minggu. Menampilkan pasangan yang mampu berpartisipasi dalam aktivitas seksual mulai dari 45 menit hingga 1 jam setiap hari atau tergantung pada durasi pertandingan.

Panel juri akan mengevaluasi dan menentukan pemenang, sementara penonton juga memiliki kesempatan untuk mempengaruhi keputusan akhir.

Selama Kejuaraan S*ks Eropa, penonton dapat mengamati berbagai aspek aktivitas seksual seperti chemistry antara pasangan yang berpartisipasi, pengetahuan tentang seks, dan daya tahan.

Anggapan Swedia bahwa seks adalah olahraga merupakan langkah berani yang menentang norma konvensional.

Kejuaraan seks ini diharapkan dapat memikat penonton dan memicu percakapan seputar persimpangan olahraga, seksualitas dan hubungan manusia.

Unggahan 18 jam lalu ini telah dikomentari 245 warganet.

Dikutip dari detik.com disebutkan permohonan asosiasi seks Swedia untuk menjadi bagian dari federasi olahraga setempat memang sempat diajukan. Pendirinya, Dragan Bractic, adalah seorang pengusaha stip clup di area Jonkoping, dan menginginkan seks jadi bagian dari olahraga.

Mendaftarkan asosiasinya pada Januari 2023.

“Kami mendaftar, punya organisasi dan benar-benar oke untuk latihan dan berkompetisi dalam seks, jadinya ini seperti olahraga yang lain,” kata Bratic kepada P4 Jonkoping.

Jangan Lewatkan  Kapolda-Danrem 092 Pantau TPS Pemilu 2024 di Tarakan

Meski demikian, pimpinan federasi olahraga Swedia Bjorn Eriksson sejak awal meragukan permohonan tersebut.

“Tidak akan memenuhi ketentuan kami dan saya bisa informasikan bahwa permohonan tersebut akan ditolak,” tegasnya pada P4 Jonkoping. (Ojbsport/Redaksi)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Kaltara Sambangi Mako Lantamal Tarakan
Ikan dari Malaysia Banjiri Nunukan, Harga Turun Drastis Selama Ramadhan 1444 H

Ekonomi-Bisnis

Ikan dari Malaysia Banjiri Nunukan, Harga Turun Drastis Selama Ramadan

Kaltara

Karyawan PT BHP Sebuku, Diduga Tewas Dibunuh Pakai Alat Berat

Advetorial

Belasan Personil Polda Kaltara Ikuti Ujian Kesamaptaan Seleksi Sespimma

Advetorial

Polres Malinau Lakukan “Police Goes to School”

Kaltara

Hujan Deras di Hulu Lumbis Pansiangan, Mansalong Tergenang

Advetorial

Kapolda-Danrem 092 Pantau TPS Pemilu 2024 di Tarakan

Kaltara

Casis Bintara Asal Sebatik, Meninggal Dunia di SPN Malinau