Home / Advetorial / Pemkab Nunukan

Jumat, 8 Maret 2024 - 22:36 WIB

BBNPP Gelar FGD Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Pusat di Nunukan

Nunukan (BERANDATIMUR) – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar FGD Pengukuran IPKP PKSN Kawasan Perbatasan Perbatasan Darat dan Perbatasan Laut di Kabupaten Nunukan pada Kamis 7 Maret 2024.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala BPPD Kabupaten Nunukan, Dian Kusumanto di Lantai IV Kantor Bupati Nunukan dihadiri Sriyanto Perencanaan Ahli Madya Koordinator Fasilitasi Pelaksanaan dan Monitoring dan Evaluasi BNPP, Bambang Erie Perencana Ahli Madya pada Asdep Potensi Kawasan Perbatasan Darat BNPP, Forkopimda Kabupaten Nunukan, dan instansi terkait.
Dalam kesempatan itu, Dian Kusumanto menyampaikan sambutan tertulis Bupati Nunukan yang  mengucapkan selamat datang kepada anggota tim surveyor data dari BNPP.  “Sebagaimana kita ketahui bersama Kabupaten Nunukan Masuk dalam 18 wilayah yang menjadi Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) yang telah ditetapkan dalam RPJMN Tahun 2020-2024, sehingga penyusunan IPKP ini tentunya perlu kita dukung bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut lagi dijelaskan bahwa, PKSN Long Midang, PKSN Lumbis, PKSN Sebatik, dan PKSN Nunukan adalah wilayah yang telah ditetapkan menjadi kawasan perbatasan yang diharapkan mengalami pertumbuhan. “Kami dari Pemerintah Daerah mendukung apa yang menjadi maksud dan tujuan dari BNPP kali ini, karena kami menyadari wilayah perbatasan ini tidaklah dapat dibangun oleh satu atau dua pihak saja, tetapi perlu kepedulian dan kemauan yang kuat dari semua pihak yang terkait, baik dari Perintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Instansi Vertikal serta TNI dan Polri,” ujarnya.
Kemudian, Sriyanto menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah merupakan bagian dari amanat RPJM 2020-2024, dimana untuk mengukur perkembangan kawasan perbatasan khusunya Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) di ukur dengan Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan (IPKP).
“Untuk target 2020-2024 ada 18 PKSN yang tersebar di 16 Kabupaten/Kota, dimana dari 18 PKSN tersebut 3 PKSN di antaranya adalah di Kabupaten Nunukan untuk pengukuran di Tahun 2023 dan pengukuran ini dilakukan setiap tahun,” ungkapnya.
Sriyanto juga mengharapkan pengukuran ini akan tahu pengembangan PKSN Nunukan seperti apa, kendala dan hambatannya seperti apa. Sehingga program-program kegiatan yang perlu menjadi usulan untuk pengembangan PKSN Nunukan, PKSN Long Midang, PKSN Tau Lumbis. Dan kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak dengan membagi 18 tim di 16 Kabupaten/Kota. (Prokompim Nunukan)
Jangan Lewatkan  Pemprov Kaltara Terapkan Digitalisasi Manajemen ASN pada 2023

Share :

Baca Juga

Advetorial

Smash Of Card! Warnai Pembukaan Kerjurnas IV Domino Indonesia 2023 di Kaltara

Advetorial

Wabup Nunukan Hadiri Rembug Stunting di Malinau

Advetorial

Wakapolda Kaltara Hadiri Peresmian RS Abdul Rais Fatah Korem 092/Mrl

Advetorial

Kaltara Bakal Beri Kejutan di Pornas Korpri ke-XVI

Advetorial

Sekprov Ingatkan Pimpinan OPD Bina ASN yang Baru

Advetorial

Pemkab Nunukan Teken MoU Tingkatkan Pajak dan Retribusi Daerah

Advetorial

Bidhumas Polda Kaltara Laksanakan Hari Lanjut Usia Nasional 

Advetorial

Optimis Raih Rekor MURI, Senam Yameto Bakal Diikuti 5.000 Anak Sekolah