Home / Pilkada / Politik

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:50 WIB

Menuju Pilkada Nunukan (4): Kandidat Ini Optimis Mampu Naikkan Harga Rumput Laut

Nunukan (BERANDATIMUR) – Harga rumput laut yang terus merosot dan tak kunjung membaik sejak beberapa bulan terakhir, menyebabkan pembudidaya banyak yang resah dan memutuskan gantung tali. Sementara pengambil kebijakan atau pemimpin daerah tak pernah campur tangan melakukan mediasi sehingga masyarakat mulai tak percaya.

Ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemimpinnya bakal berdampak pada Pilkada Bupati-Wakil Bupati Nunukan dan Gubernur-Wakil Gubernur Kaltara secara serentak pada Nopember 2024. Oleh karena itu, masyarakat yang bergelut pada budidaya rumput laut sangat berharap pada calon pemimpin Kabupaten Nunukan ke depan.

Salah seorang kandidat Calon Bupati Nunukan H Basri bersedia mengangkat kembali perekonomian masyarakat diantaranya dengan menstabilkan harga rumput laut. Sebagaimana kita ketahui, sebagian besar masyarakat di daerah ini menggantungkan hidup keluarganya dari hasil perikanan ini. Mulai dari ibu-ibu dan anak-anaknya yang “Mabbettang” atau mengikat bibit, pemukat, dan membudidaya.

Keresahan masyarakat Kabupaten Nunukan terhadap kondisi perekonomian yang kian stagnan ini membuat H Basri angkat bicara. Pada beberapa kali kesempatan, kepada wak media ini dia mengaku, sudah lama prihatin dengan kondisi kehidupan masyarakat Kabupaten Nunukan. Namun, belum bisa berbuat apa-apa untuk melakukan terobosan karena statusnya bukan pemimpin saat ini.

“Saya sih sudah lama dapat informasi dan melihat keresahan masyarakat Kabupaten Nunukan terkait kondisi ekonominya. Apalagi harga rumput laut yang semakin merosot seperti sekarang ini semakin menambah kesengsaraan bagi masyarakat Nunukan. Tapi saya belum bisa berbuat apa-apa,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Pada saat dialog dengan masyarakat yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jumat malam, 8 Juni 2024 kembali dipertegas optimismenya mengangkat perekonomian masyarakat salah satunya dengan menstabilkan harga rumput laut.

H Basri menerangkan, sangat mudah untuk mengangkat kembali harga rumput laut asalkan pemimpinnya mampu melakukan langkah-langkah tegas dan koordinatif. “Sangat gampang menaikkan harga rumput laut itu karena harga di gudang penampungan di Makassar atau Surabaya masih di atas Rp15.000 per kilonya,” beber mantan Dandim 0911 Nunukan ini.

Jangan Lewatkan  KPU Nunukan Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Rentan di Daerah 3T

Ia merasa sangat yakin mampu melakukannya karena pengalamannya pernah memimpin Kabupaten Nunukan sebagai Bupati pada periode 2011-2016. Pengalamannya inilah yang menjadikannya sangat percaya bakal mampu meningkatkan perekonomian masyarakat daerah itu.

Hal lain yang dianggap mampu menstabilkan harga rumput laut adalah mendatangkan investor untuk membeli atau sekalian membangun pabrik olahan setengah jadi. Hanya saja, investor tidak tertarik ke Kabupaten Nunukan membangun pabri karena listrik dan air tidak mencukupi.

Oleh karena itu, tegas Basri, ketika diberikan kembali kepercayaan memimpin Kabupaten Nunukan pada Pilkada yang dihelar pada 27 Nopember 2024, maka yang pertama kali dibenahi adalah ketersediaan listrik dan air bersih. Menurut dia, sepanjang kedua sektor ini tidak mencukupi maka tidak ada investor yang mau masuk di Kabupaten Nunukan.

“Jadi saya itu mau listrik dan air bersih ini harus mencukupi dulu di Kabupaten Nunukan. Kalau dua sektor ini sudah mumpuni maka dipastikan banyak investor yang tertarik masuk di Nunukan,” katanya yakin akan terobosannya nanti. Ia mengaku, sudah menemukan sumber air yang sangat besar untuk disuplai kepada masyarakat dan diyakini jika program ini terlaksana maka tidak ada lagi istilah krisis air bersih di Kabupaten Nunukan.

Basri menyatakan, kehadiran investor untuk membeli hasil perikanan seperti rumput laut akan sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.  Kemudian, lanjut dia, dicurigai pula harga rumput laut di Kabupaten Nunukan selalu merosot disebabkan banyaknya “preman-preman” di pelabuhan yang ingin mengambil keuntungan.

Nah, Basri menegaskan, akan memberantas “preman-preman” ini dengan berkoordinasi semua pihak yang terkait jika kelak dipercaya memimpin lagi Kabupaten Nunukan. “Sabar bapak ibu kita akan stabilkan harga rumput laut nanti. Insya Allah,” harap dia.

Jangan Lewatkan  Segera Bebas, Anas Urbaningrum Bakal Dijemput Para Loyalis dari Lapas Sukamiskin 

Upaya yang bakal ditempuh kandidat Calon Bupati Nunukan ini mendapat reaksi menggembirakan dari pembudidaya rumput laut dan masyarakat lainnya. Salah satunya dari wanita paruh baya bernama Dina yang mengaku berdomisili di Kelurahan Selisun Kecamatan Nunukan Selatan.

Saat ditemui pada Senin, 10 Juni 2024 ketika itu hendak mau pergi “mabbettang” di Jalan Lingkar Kelurahan Selisun mengaku sangat resah atas kondisi ekonomi saat ini yang tak kunjung membaik.  Sementara setiap hari harus mempertahankan dapur tetap mengepul.

Langkah satu-satunya harus menerima kenyataan walaupun diberikan upah “mabbettang” atau mengikat bibit rumput laut dengan sangat murah. “Harga mabbettang sekarang kadang Rp6.000 per tali kadang juga Rp7.000 per tali,” tutur dia.

Dina menuturkan, sangat senang apabila calon pemimpin memberikan angin segar semacam itu. Walaupun masih sebatas janji, tetapi dia katakan sangat yakin H Basri mampu melakukannya berkat pengalamannya memimpin Kabupaten Nunukan satu periode sebelumnya.

Bersama rekan-rekannya satu mandor bettang, dia sangat mengharapkan pemimpin Kabupaten Nunukan ke depannya punya misi yang jelas dan tegas mementingkan kebutuhan masyarakat secara umum.  Kemudian, mampu membuat terobosan berani untuk kepentingan masyarakatnya.

Selama ini, kata Dina agak kritis, pemimpin Kabupaten Nunukan ibarat ada dan tiada. Masyarakat dibiarkan sendiri dalam keresahan tanpa ada campur tangan atau langkah tegas untuk memperbaikinya. Untuk itu, dia berharap, H Basri bisa mengubah paradigma masyarakat sekarang ini menjadi baik. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Pemilu

1 Parpol tak Menyerahkan Dokumen Perbaikan Bacaleg di KPU Nunukan

Kaltara

Ingkong Ala Daftar Bakal Cawagub Kaltara di PDIP

Kaltara

Ingin Kembangkan Bakat Anak Muda, Alfiani Putuskan Nyaleg di PKN

Nasional

Elektabilitas Anies Baswedan Terus Menurun, Nasdem Malah Menyalahkan PKS dan Demokrat

Internasional

78.412 WNI Mencoblos di Sabah, Prabowo-Gibran Menang Telak
PKN Inginkan Nunukan Dipimpin Sosok Kompeten dan Kapabel

Kaltara

Nunukan Sebagai Beranda NKRI, PKN Tegaskan Butuh Pemimpin Kompeten dan Kapabel

Pemilu

3 Nama Ini Menguat Jadi Cawapres Anies

Internasional

Ajak WNI di Sabah, Laporkan Pelanggaran Tahapan Pemilu 2024