3 kg sabu-sabu kiriman dari Nunukan, ditangkap di Pinrang, Sulsel

Pengungkapan Kasus Sabu-Sabu di Pinrang, Kiriman dari Nunukan
Polres Pinrang mengungkap kasus sabu-sabu yang dikirim dari Kabupaten Nunukan, Sabtu (9/7). FOTO: Doc
Pinrang (BERANDATIMUR) – Aparat kepolisian dari Satuan Resnarkoba Polres Pinrang, Sulsel berhasil mengamankan narkotika jenis sabu-sabu seberat tiga kilogram yang disimpan oleh seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial AA (25).

Sabu-sabu yang ditangkap itu merupakan kiriman dari Kabupaten Nunukan, Kaltara. Ibu AA diamankan saat berada di rumahnya di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang pada Jumat, 8 Juli 2022.

“Informasi ini diperoleh dari masyarakat bahwa ada narkoba jenis sabu-sabu dikirim dari Nunukan (Kaltara),” sebut Kapolres Pinrang AKBP Moh Roni Mustofa melalui Kasat Resnarkoba Polres Pinrang, AKP Syaharuddin saat press comference pada Sabtu, 9 Juli 2022.

Baca Juga:  Poltekpar Makassar gelar job fair dirangkaikan talkshow

Ketika mendapatkan informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Pinrang melakukan pemantauan di Pelabuhan Nusantara, Parepare (Sulsel) hingga di rumah AA.

“Pemantauan sudah dilakukan di Pelabuhan Parepare sampai barang tersebut tiba di kediaman AA di Pinrang,” tambah Syaharuddin.

Pada saat dilakukan penggeledahan di rumah AA, aparat Satresnarkoba Polres Pinrang menemukan sebuah ember yang berisi tujuh bungkus gula pasir, sembilan bungkus milo dan tiga bungkus teh China merek quanyinwan berwarna hijau.

Ketiga bungkus kemasan teh China ini dilakban warna bening diduga berisikan narkotika golongan I jenis sabu dengan berat tiga kilo gram. Akhirnya, AA langsung diamankan ke Mapolres Pinrang dengan barang bukti yang dibungkus dengan kemasan teh China ini.

Baca Juga:  Pelabuhan Ilegal Nunukan Ditengarai Jadi Jalur Penyelundupan

Kemasan yang berisi sabu-sabu ini dicampur dengan gula pasir dan milo dalam satu wadah, untuk mengelabui petugas saat dikirim dari Nunukan melalui Pelabuhan Parepare, ungkap Syaharuddin.

Pengungkapan kasus pengiriman sabu-sabu dari Kabupaten Nunukan melalui Pelabuhan Parepare ini, telah diselidiki sejak sebulan lalu. Terkait dengan peran pelaku IRT berinisial AA ini masih terus didalami.

Untuk sementara, lanjut Syaharuddin, pelaku AA diketahui sebagai penerima barang. Mengenai pihak lain yang mengirim barang bukti sabu-sabu kepada AA, identitasnya telah dikantongi.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, rumah AA selama ini memang sering menjadi tempat penyimpanan dan transaksi narkoba. (mg08)

Editor: M Rusman

 

Baca Juga:  Dituding Penadah Hp Curian, Honorer Meninggal Dunia di Ruang Penyidik Polres Bone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here