Enam bandara di Kaltara masuk prioritas pengembangan oleh pemerintah pusat dengan alokasi anggaran Rp1 triliun pada 2019

Alokasi Dana Rp1 Triliun, Terealisasi Rp425 Miliar Lebih

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Perhubungan (Dishub), terus berupaya menggenjot peningkatan Bandar Udara (Bandara) di Kaltara. Didukung penuh melalui pendanaan dari pusat, pengembangan Bandara dimulai sejak 2014 lalu

Setidaknya ada enam bandara yang menjadi prioritas. Yakni, Bandara Juwata di Tarakan, Bandara Tanjung Harapan di Bulungan, Bandara Kolonel RA Bessing di Malinau, Bandara Long Apung di Malinau dan Nunukan (Bandara Nunukan dan Yuvai Semaring).

Keenam bandara tersebut dalam kurun waktu lima tahun telah berubah. Seperti Bandara Tanjung Harapan, pada 2014 panjang runway masih 1.200 X 30 meter, kini telah bersolek dengan panjang runway mencapai 1.600 X 30 meter sehingga bisa didarati oleh pesawat jenis ATR-72. Termasuk bandara Kolonel RA Bessing, Nunukan dan Yuvai Semaring.

Baca Juga:  KPK Monitoring Penanganan TKI di Nunukan

Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid mengatakan, selama kurun waktu 2017-2018, pengembangan enam bandara di Kaltara mendapatkan alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar sekitar Rp1 triliun.

Melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), hingga kini sudah terealisasi sebesar Rp425.810.264.001. “Itu artinya, masih tersisa setengah triliun lebih yang belum terealisasi. Dan diharapkan tahun ini akan terealisasi,” katanya.

Sementara untuk dana bantuan bandara 2019, sebanyak enam bandara di Kaltara mendapatkan dana bantuan dari APBN dengan total diperkirakan mencapai Rp 200 miliar lebih, yang digunakan pengembangan infrastruktur penunjang bandara serta dilakukan perbaikan terhadap runway yang rusak.

Baca Juga:  Ini misi Komunitas Tau Konjo Bulukumba

Dari total anggaran Rp 200 miliar lebih itu, Bandara Long Apung di Kabupaten Malinau mendapatkan bantuan terbesar sebesar Rp80 miliar. “Ini dikarenakan adanya gunung di depan runway yang harus dipotong, sehingga memerlukan anggaran yang cukup besar,” tutupnya. (***)

Editor : M Rusman
Sumber : Humas Pemprov Kaltara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here