UNHCR Galang Dana Zakat Buat 154.740 KK Pengungsi Muslim

Salah satu keluarga pengungsi muslim yang membutuhkan bantuan melalui dana zakat.

Jakarta (BERANDATIMUR.COM) – United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Komisioner Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang pengungsi yang bermarkas di Jenewa, Swis menggalang zakat yang direstrukturisasi ke dalam Dana Zakat Pengungsi bagi umat muslim sejak 2016.

Lembaga PBB ini mampu mengumlulkan dana berkisar US$76 miliar setiap tahunnya.

Houssam Chahine, Kepala Kemitraan Sektor Swasta di wilayah MENA melalui siaran persnya, Jumat (26/4) menyatakan, selama beberapa tahun terakhir, UNHCR telah melihat lonjakan permintaan atas cara yang dapat dipercaya dan efisien untuk memenuhi kewajiban zakat.

Sekaligus memberikan dampak pada kehidupan populasi yang paling rentan di dunia.

Ia menilai, keuangan Islam telah menjadi bagian yang penting dari ekonomi global. “Kami merilis laporan zakat tahunan pertama kami hari ini dalam acara Tahun Toleransi di Dubai, ibukota ekonomi Islam,” ujar Houssam.

Oleh karena itu, dia menyatakan, sudah sewajarnya program zakat ini berkembang menjadi struktur yang lebih menarik bagi industri keuangan Islam global. Struktur dana ini memungkinkan UNHCR untuk lebih transparan dan dapat dipercaya dalam hal penerimaan dan pendistribusian dana zakat.

Hal yang sama diungkapkan, Rafiuddin Shikoh, CEO dan Direktur Pengelola di DinarStandard bahwa zakat berpotensi untuk menyalurkan puluhan miliar dolar untuk tujuan filantropi global dan kebutuhan kemanusiaan global berdasarkan laporan perdana UNHCR.

“Kontribusi sedekah wajib umat muslim mungkin merupakan solusi untuk menyelesaikan kekurangan dana UNHCR, karena 60 persen dari 68,5 juta pengungsi di seluruh dunia (sekitar 40,8 juta) memenuhi syarat untuk diberikan Zakat.

Baca Juga:  Sofyan Ellyn alias Ahmad Bagalung akui dirinya Habib palsu

Meskipun struktur dana ini diumumkan tepat sebelum bulan suci Ramadan, secara tradisional merupakan bulan memberi dan sedekah bagi umat muslim di seluruh dunia.

Chahine dari UNHCR ingin menekankan bahwa kewajiban zakat dapat dipenuhi sepanjang tahun.

“Bulan Ramadan adalah waktu yang penting bagi para pengungsi, dan tahun ini, kami meluncurkan kampanye besar secara global untuk mengajak umat Muslim mengingat para pengungsi dalam doa mereka dan melalui zakat,” sebut Rafiuddin.

Namun, Dana Zakat Pengungsi restrukturisasi UNHCR ini menerima kontribusi sepanjang tahun untuk membantu individu, institusi, dan bisnis untuk menyalurkan zakat filantropi sesuai dengan persyaratan keuangan hukum dan kalender masing-masing.

Anggaran yang dibutuhkan oleh UNHCR pada tahun 2019 sebesar US$7,9 miliar untuk memenuhi seluruh kebutuhan para pengungsi, pengungsi dalam negeri, dan orang lain yang membutuhkan di seluruh dunia.

Bagi kelompok atau individu yang mau berkontribusi pada program Dana Zakat Pengungsi UNHCR ini informasi selengkapnya dengan klik tautan berikut: zakat.unhcr.org.

UNHCR melakukan penggalangan dana zakat ini untuk membawa filantropi ke level selanjutnya. Untuk membantu individu dan institusi keuangan Islam mewujudkan tanggung jawab sosialnya dengan dampak global.

Berdasarkan laporan perdana menunjukkan bahwa umat muslim membayar sekitar US$76 miliar zakat setiap tahunnya.

Baca Juga:  Waduh, ditemukan senpi, mortir dan amunisi buatan Rusia tak bertuan di hutan Morowali 

Jumlah ini berpotensi besar untuk memberikan dampak positif pada dunia terutama pengungsi , Lebanon, Yaman, Irak, Mauritania, dan Mesir yang jumlahnya mencapai 154.740 kepala keluarga.

Program zakat UNHCR ini telah menerima US$14,4 juta dari tahun 2016 hingga 2018 dari individu dan berbagai institusi di seluruh dunia berdasarkan laporan keuangan perdananya.

Oleh karena itu, UNHCR mendorong umat muslim di seluruh dunia untuk mengingat para pengungsi dalam doa dan melalui pembayaran zakat pada bulan suci Ramadan ini.

Sebagaimana diketahui, pengumuman yang digelar UNHCR di Dubai, Uni Emirat Arab pada 25 April 2019 bahwa dunia muslim berpotensi untuk mengubah filantropi melalui penargetan puluhan miliar dolar dari sedekah wajib secara strategis.

Pengumuman yang dihadiri sejumlah pejabat, duta besar dan spesialis, untuk meluncurkan Dana Zakat Pengungsi, struktur global baru yang mengubah program Zakat UNHCR yang sudah ada menjadi pendanaan global.

Tujuan dari program zakat UNHCR ini adalah membantu populasi pengungsi yang paling rentan sekaligus memenuhi kebutuhan institusi Islam dan individu dalam memenuhi tanggung jawab sosialnya.

UNHCR mengumumkan “UNHCR Zakat Program: 2019 Launch Report”, yang dikembangkan bekerja sama dengan DinarStandard, sebuah firma penasihat dan penelitian strategi pertumbuhan sekaligus penulis pendamping dari laporan tersebut.

Pada peluncuran Dana Zakat Pengungsi tersebut diungkapkan, dana yang diperoleh selama tahun 2016 hingga 2018 langsung membantu 6.888 keluarga pengungsi, yang sebagian besar merupakan pengungsi Suriah di Yordania dan Lebanon.

Baca Juga:  Pak Wiranto, Jenderal Setia yang Diincar

Selain itu, dilaporkan juga bahwa zakat global mencapai US$76 miliar di seluruh dunia yang diprediksi bisa mencapai US$356 miliar, apabila mekanisme yang tepat disediakan untuk umat muslim.

Zakat adalah sedekah wajib dari umat muslim yang memenuhi kriteria kekayaan setiap tahun, khususnya untuk orang-orang yang membutuhkan.

UNHCR telah memelopori penggunaan zakat dan menciptakan program untuk membantu keluarga-keluarga pengungsi yang paling rentan.

Keputusan untuk merestrukturisasi program zakat menjadi Dana Zakat Pengungsi global didasarkan pada sumbangan besar yang telah diterima UNHCR selama beberapa tahun terakhir.

Program Zakat UNHCR ini sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariat yang didukung oleh fatwa-fatwa dari para ulama dan institusi Islam terkemuka, serta memiliki tata kelola yang ketat sehingga terjamin transparansinya.

Tujuan UNHCR melalui penggalangan dana zakat ini untuk menjembatani 154.740 kepala keluarga pengungsi yang meninggalkan rumahnya membutuhkan dana sekira US$208,6 juta. (***)

Editor: M Rusman
Sumber : UNHCR PBB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here