Anak-anak Nunukan tanya Menkominfo soal keterbatasan jaringan telekomunikasi

Nunukan¬†(BERANDATIMUR.COM) –¬†Anak-anak perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengetahui jawaban pemerintah terkait dengan keterbatasan jaringan telekomunikasi yang terjadi di wilayahnya.

Lima anak-anak perbatasan menunjukkan keberaniannya mengorek arah pikiran pemerintah soal komitmennya menyediakan jaringan telekomunikasi yang maksimal bagi masyarakat di wilayah perbatasan negara tersebut.

Salah satu pertanyaan menarik dari anak-anak perbatasan adalah, belum maksimalnya jaringan operator seluler selain telkomsel.

Anak yang mengenyam pendidikan di SMA Al Khaerat tersebut mempertanyakan kesanggupan pemerintah menyediakan jaringan telekomunikasi yang belum kuat sinyalnya di Kabupaten Nunukan.

Menteri Kominfo, Rudiantara menyerahkan bingkisan kepada salah seorang anak sekolah di perbatasan Indonesia-Malaysia yang menanyakan soal keterbatasan jaringan seluler di GOR Dwikora Selisun, Sabtu (31/8).

Spontan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara saat sesi tanya jawab di Nunukan menjawab bahwa pemerintah segera berkoordinasi dengan operator seluler lain di luar telkomsel.

Baca Juga:  Kunjungan Wabup Nunukan ke Wilayah III, Monitor Proyek Temukan Tak Sesuai Bestek Hingga Ziarah ke Makam Penyiar Islam di Sembakung

“Kita akan koordinasi dengan operator seluler yang belum kuat sinyalnya itu,” tegas Rudiantara kepada anak-anak perbatasan di GOR Dwikora Selisun, Sabtu, 31 Agustus 2019.

Harapan masyarakat Kabupaten Nunukan khususnya yang berada di pelosok dan pedalaman ini sangat mengharapkan perhatian pemerintah agar jaringan telekomunikasi dapat dinikmati seperti di daerah lainnya.

Namun respon Menteri Komunikasi dan Informatika minimal dapat mengobati pemgharapan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Negeri Sarawak dan Negeri Sabah Malaysia ini.

Meskipun baru sebatas janji tetapi dapat “obat” kegalauannya selama ini. Sebab diketahui masalah pengadaan jaringan telekomunikasi menjadi domain operator seluler.

Baca Juga:  DPRD Nunukan Minta Pemerintah Prioritaskan Guru Honor Perbatasan Masuk PPPK
Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid menyerahkan bingkisan kepada anak sekolah di perbatasan usai peresmian Digitalisasi Penyiaran di Perbatasan di GOR Dwikora Selisun, Sabtu (31/8)

Posisi pemerintah hanya menjadi fasilitator antara masyarakat dengan operator seluler terkait dengan kebutuhan jaringan telekomunikasi.

Rudiantara juga menuturkan, satelit Palapa Ring yang dibangun pemerintah saat ini telah menjadi andalan mendapatkan layanan telekomunikasi hingga ke pelosok dan daerah terpencil.

Oleh karena itu, Rudiantara juga menjanjikan membangun jaringan internet yang kuat di wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Nunukan.

“Kita dari pemerintah akan membangun jaringan internet yang kuat di Kabupaten Nunukan karena kita sudah punya Satelit Palapa Ring,” ungkap Rudiantara menjawab keluhan masyarakat perbatasan melalui anak-anak sekolah ini.

Baca Juga:  PMII Nunukan Serukan Masyarakat Perbatasan Tak Percaya Hoax

Usai sesi tanya jawab tersebut dilanjutkan dengan foto bersama dan pemberian cidera mata kepada empat anak sekolah tersebut dari Menteri Komunikasi dan Informatika, Dirut TVRI (Helmi Yahya) dan Bupati Nunukan (Asmin Laura Hafid). (***)

Editor: M Rusman

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here