web analytics
Rabu, Agustus 10, 2022
Gubernur dan wakil Gubernur Kalimantan Utara
Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Utara

Anggota Brimob Kelahiran Nunukan Tewas Ditembak Kelompok Sipil Papua

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Anggota Resimen II Pasukan Pelopor Brimob Jakarta kelahiran Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara menjadi korban tewas saat kontak senjata dengan kelompok sipil di Kabupaten Nduga Papua.

Anggota polisi tersebut adalah almarhum Bharada Aldi anak dari buruh di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan bernama Amir beralamat di RT 12 Kelurahan Nunukan Timur tepatnya samping kanan pelabuhan.

Amir saat ditemui di rumahnya, Rabu (20/3) menuturkan, kabar kematian anak keduanya tersebut diketahui saat mendapatkan telepon dari komandan Brimob dari Papua sekira pukul 08.00 wita.

“Saya dapat kabar dari komandannya(Brimob) tadi pagi (Rabu) kalau anak saya meninggal di Papua karena tertenbak,” ujar Amir yang sehari-hari sebagai buruh di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Almarhum lulus sebagai anggota polisi pada 2018 ditempatkan di Markas Besar Brimob Jakarta. Amir menuturkan, anaknya tersebut ditugaskan di Kabupaten Nduga sejak dua bulan lalu.

Baca Juga:  Peduli Pendidikan, Bhabinkamtibmas Tambulahan Mamasa Pahlawan Literasi di Sulbar

Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro yang melayat di rumah orangtua Brada Aldi (almarhum), Rabu siang menjelaskan, mendapatkan informasi langsung dari Brimob di Papua sekitar pukul 08.00 wita.

Sesuai informasi yang diperoleh, kata Teguh Triwantoro, almarhum Bharada Aldi tertembak oleh KKB saat pengamanan di Bandara Kabupaten Nduga menyambut kunjungan Komandan Satgas Pengamanan setempat.

“Saya dapat informasi melalui telepon dari teman-teman di Papua bahwa ada putra asal Kabupaten Nunukan yang tewas tertembak sekitar pukul 08.00 wita tadi,” ujar dia.

Tewasnya anggota Brimob kelahiran Kabupaten Nunukan ini terjadi akibat kontak tembak di daerah Mogi Kabupaten Nduga Papua sekitar pukul 07.30 wita.

Selain almarhum Bharada Aldi, terdapat dua anggota kepolisian lainya yang ikut tertembak dan mengalami luka-luka yakni Ipda Arif Rahman, Bharada Rafiq Fitrah Kurniawan.

Baca Juga:  Ini misi Komunitas Tau Konjo Bulukumba
Suasana rumah orangtua Almarhum Bharada Aldi di samping Pelabuhan Tunon Taka RT 12 Kelurahan Nunukan Timur Kabupaten Nunukan, Rabu (20/3)

“Ada tiga yang menjadi korban penembakan KKB di Kabupaten Nduga, dua mengalami luka-luka dan satu orang dinyatakan tewas yakni Bharada Aldi,” beber Kapolres Nunukan.

Ipda Arif Rahman mengalami luka pada bahu kiri tembus ke belakang dan Brada Rafiq Fitrah Kurniawan luka tembak pada pinggang kanan bagian belakang.

“Semoga dua anggota polisi yang menjadi korban penembakan KKB ini selamat,” ujar Teguh Triwantoro. Almarhum Bharada Aldi selama ini bertugas di Resimen II Pasukan Pelopor Jakarta.

Kapolres Nunukan menyebutkan, rencananya almarhum Bharada Aldi akan diberangkatkan dari Bandara Timika pada Kamis (21/3) sekira pukul 07.00 wita menuju Bandara JayapuraPapua.

Almarhum akan diterbangkan dari Bandara Jayapura sekira pukul 11.00 wita menuju Bandara Sepinggan Balikpapan KalimantanTimur menggunakan pesawat Lion Air.

Baca Juga:  Hilang di Tarakan, Nelayan Ini Ditemukan Dirawat di Bantaeng Sulsel

Selanjutnya, kata dia, diperkirakan tiba di Bandara Juwata Tarakan sekira pukul 20.00 wita lalu disemayamkan. Jumat (22/3) pagi rencananya akan diberangkat ke rumah orangtuanya di Kabupaten Nunukan menggunakan kapal cepat (speedboat).

Almarhum rencananya akan dijemput dengan gelar pasukan di Pelabuhan Liem Hie DjungTanah Merah sebelum dibawa ke rumah orangtuanya di RT 12 Kelurahan Nunukan Timur tepatnya di samping kanan Pelabuhan Tunon Taka. (***)

Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

%d blogger menyukai ini: