Akibat Asap Tebal, Pesawat jamaah Haji Nunukan Batal Mendarat di Bandara Tarakan

Jamaah Haji Nunukan Sakit
Jamaah Haji Nunukan bernama H Halim Passolo mengalami sakit sejak di Tanah Suci Mekah dipulangkan lebih awal. Namun saat tiba di rumahnya di Pulau Sebatik dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (12/9) sekira pukul 18.10 wita

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) -Pesawat yang ditumpangi ratusan jamaah haji asal Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara terpaksa kembali lagi ke Balikpapan Kaltim karena gagal mendarat di Bandara Tarakan.

Kepala Seksi Umrah dan Haji Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, M Tahir melalui stafnya Ahmad di Nunukan, Senin membenarkan, pesawat Lion Air yang ditumpangi jamaah haji Nunukan batal mendarat di Bandara Tarakan.

Pesawat yang ditumpangi dari Bandara Sepinggan Balikpapan diperkirakan tiba di Bandara Tarakan pada pukul 13.00 wita. Namun harus dibatalkan akibat cuaca buruk kabut asap.

Kabut asap kiriman yang melanda Kaltara sejak empat hari lalu, menyebabkan maskapai menutup penerbangan tujuan Bandara Tarakan.

Baca Juga:  Lokalisasi Ditutup, Eks Penghuni Terlantar?

“Disampaikan kepada seluruh keluarga jamaah haji Kabupaten Nunukan dan Sebatik bahwa pesawat Lion Air yg ditumpangi tidak memungkinkan mendarat di Tarakan akibat asap tebal,” ungkap Ahmad melalui pesan tertulisnya, Senin siang.

Ia mengatakan, pemulangan jamaah haji Kabupaten Nunukan dari Balikpapan belum diketahui lagi. Sehubungan kabut asap yang membatasi jarak pandang visual.

“Untuk jadwal pemulangan jamaah menunggu cuaca membaik besok atau lusa dari Balikpapan  ke Tarakan. Mohon doanya semoga semua jamaah haji Nunukan dan Sebatik bisa selamat sampai di rumah masing-masing,” sebut Ahmad.

Baca Juga:  Penjelasan Laura Soal Kewenangannya Menjawab Isu Miring

Informasi yang dihimpun, keluarga jamaah haji Nunukan telah menunggu di Pelabuhan Liem Hie Djung Kelurahan Nunukan Barat.

Kedatangannya akan menggunakan speedboat dari Pelabuhan Tengkayu Tarakan.

Tetapi pesawat yang ditumpangi tidak bisa mendarat di Bandara Tarakan akhirnya penjemputan dibatalkan.

Sebanyak 321 jamaah haji Kabupaten Nunukan yang berangkat ke Tanah suvi Mekah.

Satu orang meninggal dunia di Tanah Suci Mekah karena sakit jantung dan satu orang atas nama H Halim Passolo asal Pulau Sebatik dipulangkan lebih awal.

Jamah haji ini ikut kelompok terbang (kloter) Embarkasi Balikpapan karena sakit patah kaki sebelum menunaikan tahapan rukun haji.

Baca Juga:  100 KK Transmigran Asal Jatim Masuk Kaltara

Namun H Halim Passolo meninggal dunia tak lama setelah tiba di rumahnya.

Jadi, jumlah jamaah haji Nunukan yang pulang dari tanah suci sesuai jadwal adalah 319 orang. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here