NUNUKAN (berandatimur.com) – Bank Indonesia (BI) mewacanakan akan menarik dan mencabut peredarannya di maayarakat untuk empat uang kertas emisi tahun 1998-1999.

Oleh karena itu, masyarakat yang masih memiliki keempat uang kertas bergambar empat pahlawan ini agar secepatnya menukarkan kepada Kantor BI karena memasuki tahun 2019 tidak bisa dijadikan alat transaksi lagi.

Penukaran keempat uang kertas tersebut masih dibuka hingga 31 Desember 2018

Uang kertas yang dicabut dan akan ditarik dari peredaran adalah pecahan 10.000 emisi tahun 1998 yang bergambar Pahlawan Nasional Cut Nyak Dien, pecahan Rp20.000 bergambar Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara.

Baca Juga:  Pemprov dan BI Kaltara dorong pelaku UMKM melek teknologi digital

Pecahan Rp50.000 bergambar Pahlawan Nasional WR Supratman dan pecahan Rp100.000 bergambar Proklamator RI Sukarno dan Muh Hatta berbahan polymer (plastik).

Meskipun BI telah mengeluarkan pengumuman tetapi masyarakat diminta tidak perlu khawatir karena masih dapat menukarnya dengan uang kertas yang berlaku saat ini.

“Penukaran pun dapat dilakukan di kantor BI atau kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia,” kata Direktur Komunikasi BI Junanto Herdiawan sebagaimana dilansir dari Kompas.com, Kamis (27/12).

Prosedurnya pun cukup mudah yaitu penukar wajib membawa uang yang akan ditukarkan dalam keadaan baik tidak rusak ke kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPw-DN) BI terdekat yang beroperasi pukul 09.00 sampai 11.30 waktu setempat.

Baca Juga:  Harga minyak goreng di Pulau Solor, Flores Timur tembus Rp32.000/liter

Penukar selanjutnya menyerahkan uang tersebut pada kasir yang akan memeriksa keasliannya.

“Jika uang tersebut asli, kasir akan memberikan uang pengganti yang baru yang nilainya sama dengan uang yang telah ditukarkan,” kata Junanto.

Berdasarkan Peraturan BI Nomor 10/33/PBI2008, setelah 31 Desember 2018, masyarakat tidak dapat menuntut untuk melakukan penukaran uang kertas yang disebutkan di atas.

Peraturan BI Pasal 4 tersebut berbunyi:

Hak untuk menuntut penukaran uang kertas yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 tidak berlaku lagi setelah 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak tanggal pencabutan atau tanggal 31 Desember 2018.

Baca Juga:  Triwulan II-2018, Ekonomi Sulsel Tumbuh 7,38%

Jadi jika Anda memiliki uang-uang kertas di atas tukarkan ke BI sebelum tanggal 31 Desember 2018. (***)

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here