Baru Dilaporkan, Warga Tarakan Ini Hilang Tiga Hari Lalu

NUNUKAN (berandatimur.com) – Warga bernama Rustan (50) telah menghilang sejak tiga hari lalu sepulang mengantar semen di Pulau Tias Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara namun pihak keluarganya di Kota Tarakan baru melaporkan kepada Basarnas Kaltimtara.

Basarnas Kaltimtara yang mendapatkan laporan tersebut langsung berkoordinasi aparat kepolisian untuk melakukan pengecekan kepada pihak keluarganya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Gusti Anwar Mulyadi melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Octavianto di Balikpapan melalui komunikasi grup WhatsApp, Rabu (16/1) pagi mengatakan, setelah memastikan informasi tersebut A1 langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk melakukan pencarian.

Baca Juga:  Status Hukum 2 Anggota Polisi Malaysia, Imigrasi Nunukan Tunggu Hasil Koordinasi Pimpinan

Octavianto mengaku, informasi yang diperolehnya korban yang membawa perahunya tanpa teman itu diperkirakan hilang di Perairan Pulau Tias saat menuju Kota Tarakan.

Petugas SAR Tarakan saat menggali informasi pada keluarga korban

Korban yang beralamat di Selumit Pantai Kecamatan Tarakan Tengah ini, mengantar semen ke Pulau Tias pada 12 Januari 2019 sekira pukul 08.00 wita.

Pada hari yang sama, tiba di Pulau Tias sekira pukul 11.00 wita. Usai membongkar muatannya di pulau tersebut memutuskan pulang sekira pukul 12.00 wita.
Hanya saja, korban yang bercirikan kaki bengkak ini tidak sampai di rumahnya sampai sekarang.

Baca Juga:  Update - Pencarian Hari Pertama Nihil, Tim SAR Dirikan Posko di Pulau Tias

Akibatnya, keluarga resah sehingga melakukan pencarian terlebih dahulu di jalur laut yang biasa dilintasinya tanpa melibatkan unsur SAR.

Namun usahanya gagal makanya dilaporkan kepada Pos SAR Tarakan untuk mendapatkan bantuan pencarian terhadap keberadaan korban.

Pada pencarian hari pertama melibatkan Pos SAR Tarakan, Pos TNI AL Bulungan, Polsek Bulungan, Polres Tarakan, Polair Tarakan, masyarakat dan keluarga korban.

Alat yang digunakan adalah speedboat, perahu dan RIB SAR setempat. (***)

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here