Nunukan (berandatimur.com) – Demi mengefektifkan pencarian empat TKI korban “speedboat” tabrakan yang belum ditemukan hingga saat ini, Pemerintah Malaysia ikut melakukan pencarian sejak Minggu (1/7).

Informasi keterlibatan Malaysia dalam pencarian diperoleh dari Konsulat RI Tawau Negeri Sabah, kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto melalui siaran persnya, Senin (2/7).

Hal ini juga diperkuat hasil koordinasi Pos SAR Nunukan dengan Pos SG Sei Melayu Batalion 14 PGA- Polis Diraja Malaysia.

Octavianto mengapresiasi respon positif Pemerintah Malaysia atas kejadian yang menimpa puluhan TKI asal Negeri Sabah pada Jumat (29/6) malam

Baca Juga:  Penyuluhan bahaya narkoba di Tanjung Harapan menuju Desa Bersinar

Unsur SAR Malaysia yang terlibat pencarian adalah Polis Marin, APMM/Coastguard, ESS Comm, Angkatan Laut Diraja Malaysia, PGA (Brimob Malaysia).

Jumlah korban termasuk motoris dan kru speddboat sebanyak 24 orang terdiri 14 korban ditemukan selamat termasuk Bakkareng (kru speedboat), enam korban meninggal dunia dan empat korban masih dinyatakan hilang.

Korban meninggal dunia telah diserahkan kepada keluarganya termasuk tiga jenazah yakni Aguatina Jawakelen, Vyanj Mukin dan Maria Giberi Baker Beguir diterbangkan ke NTT hari ini atas biaya BP3TKI Nunukan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here