BC Nunukan Amankan 20 Bungkus Sabu dari Malaysia

Nunukan (berandatimur.com) – Pasca pengungkapan narkotika jenis sabu-sabu seberat sembilan kilo gram, petugas Bea Cukai Kabupaten Nunukan, Kaltara kembali menggagalkan upaya penyelundupan barang yang sama seberat 1,011 kilo gram pada 3 Agustus 2018 sekira pukul 17.30 wita.

Pengungkapan penyelundupan sabu-sabu seberat 1,011 kilo gram ini terdeteksi melalui x-ray di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan hasil pemeriksaan barang bawaan TKI dari Negeri Sabah, Malaysia.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Nunukan, M Solafudin di Nunukan, Senin (13/8) membeberkan, sabu-sabu tersebut disimpan dalam tas ransel warna hitam yang dibungkus amplop ukuran sedang warna coklat sebanyak dua buah.

Baca Juga:  Pria Bawa Sabu dari Malaysia Diringkus di Hotel

Dalam amplop itu, sabu-sabu itu dibungkus lagi plastik warna putih transparan yang berisi 10 bungkus ukuran sedang dengan berat masing-masing 50 gram.

“Dari dua amplop coklat yang ditemukan dalam tas ransel warna hitam itu, sabu-sabu ini dibungkus lagi plastik warna putih transparan yang berisi masing-masing 10 bungkus ukuran sedang,” ujar Solafudin saat pres konference di Kantor Bea Cukai Nunukan.

Ia pun menceritakan proses pengungkapan penyelundupan sabu-sabu yang kedua kalinya itu bahwa, petugas bea cukai di daerah mencurigai isi tas ransel warna hitam itu melalui monitor xray waktu itu.

Setelah dilakukan penengahan bersama buruh dan perempuan berinsial “M” esok harinya setelah menunggu pemiliknya datang mengambil barang bawaannya berupa tas ransel itu. Ternyata benar berisi kristal putih yang mengandung zat methaphitamin.

Baca Juga:  Rahim, Korban Laut Sadau Ditemukan Tewas

Petugas bea cukai langsung memeriksa buruh dan perempuan “M” diketahui barabg haram ini dibawa dari Negeri Sabah oleh seorang TKI yang belum tertangkap sampai sekarang karena berhasil melarikan diri.

Solafudin menambahkan, barang bukti (sabu-sabu) beserta tas ransel dan buruh dan perempuan “M” kepada aparat kepolisian Polres Nunukan untuk ditindaklanjuti.

Kapolres Nunukan, AKBP Jepri Yuniardi pada kesempatan yang sama mengutarakan, hasil pengembangan kasus tangkapan bea cukai ini diamankan empat orang yakni Mittahudin, Umar, Leman dan Arnol.

Keempatnya diamankan setelah dilakukan pengejaran ke Samarinda, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan sendiri.

Baca Juga:  Bulukumba Diguncang Lagi Gempa Tektonik

Keempat orang jaringan penyelundupan 1,011 kilo gram sabu-sabu ini telah ditetapkan sebagai tersangka bersama buruh pelabuhan.  (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here