Bea Cukai Nunukan Tangkap Dua Wanita Bawa Sabu-Sabu Tujuan Parepare

Nunukan (berandatimur.com) Kantor Bea Cukai dan Kepabeanan Nunukan, Kaltara kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dari Malaysia yang masuk di wilayah kerjanya.

Penggagalan upaya penyelundupan sabu-sabu melalui pintu masuk x-ray di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan pada Sabtu (6/10) sekira pukul 10.00 wita.

Pengungkapan sabu-sabu tersebut melalui body tapping (pemeriksaab badan) setelah tidak terdeteksi melalui monitor x-ray, sebut Kepala Kantor Bea Cukai dan Kepabenan Nunukan, M Solafudin pada konfrensi persnya di kantornya Jalan Pelabuhan Baru Kelurahan Nunukan Timur, Rabu (10/10).

Ia mengutarakan, pengungkapan upaya penyelundupan sabu-sabu dari negeri jiran berawal informasi dari Satgas Gabungan Intelijen (SGI) bahwa ada pengiriman sabu-sabu dari Malaysia tujuan Parepare, Sulsel melalui Pulau Sebatik.

Baca Juga:  Pemilik Sabu-Sabu 1 Gram Jadi DPO

Melalui informasi itulah sehingga ditindaklanjuti oleh petugas bea cukai dan kepolisian serta SGI memperketat pengawasan pintu-pintu masuk ke Kabupaten Nunukan termasuk di x-ray.

“Ketika mendapatkan informasi dari intelijen soal adanya pengiriman sabu-sabu dari Malaysia ke Parepare (Sulsel) maka aparat kepolisian dan TNI melakukan pengawasan ketat semua pintu-pintu masuk,” beber M Solafudin.

Informasi yang diperoleh rute upaya penyelundupan sabu-sabu ini yakni Tawau (Malaysia)-Sungai Nyamuk (PUlau Sebatik)-Parepare (Sulsel).

Pada saat pemeriksaan barang pada x-ray tersebut, petugas BC tidak mendeteksi adanya sabu-sabu pada barang melalui monitor. Namun dua wanita yang melintas gerak geriknya mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan badan.

Baca Juga:  Pengungkapan 500 gram sabu-sabu di Sidrap, pemasoknya diciduk di Kawasan Bebas Narkoba di Nunukan

“Pemeriksaan dilakukan kepada dua wanita yang mencurigakan tersebut bersama dengan petugas kepolisian dari KSKP Nunukan,” beber M Solafudin.

Lima pelaku termasuk dua wanita berinisial “R” dan “N” yang diamankan terkait sabu-sabu asal Malaysia seberat 821 gram.

M Solafudin menyatakan, hasil pemeriksaan badan tersebut ditemukan sabu-sabu masing-masing delapan bungkus plastik transparan ukuran besar yang diikat di badan wanita itu menggunakan kain.

“Jadi jumlah sabu-sabu semuanya 16 bungkus dari kedua wanita itu,” kata dia. Sesuai hasil pengujian menggunakan narkotest jenis “U” ke-16 bungkusan tersebut mengandung zat methampetamine dengan total berat 821 gram.

Baca Juga:  Laura: Jaga Persatuan Dalam Perbedaan Pilihan Politik

Berdasarkan hasil interogasi, kedua wanita berinisial “R” dan “N” langsung diserahkan ke Polres Nunukan untuk ditindaklanjuti.

Ia menambahkan, sepanjang 2018 Kantor BC dan Kepabeanan Nunukan telah berhasil mengagagalkan penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia seberat 18,614 kilo gram dengan 14 tersangka. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here