Bermodalkan Topeng Monyet, Pria Ini Raup Rp200 Ribu per Hari

Polewali Mandar (BERANDATIMUR.COM) -Dua pria bernama Bayu dan Kohir mampu meraup penghasilan hingga Rp200 ribu setiap hari hanya bermodalkan topeng monyet.

Memanfaatkan seekor monyet keduanya melakukan atraksi pada titik keramaian di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman (Polewali Mandar) Sulawesi Barat.

Bayu (35) saat ditemui, Minggu (31/3) menuturkan, monyet miliknya mempertunjukkan atraksi disertai musik untuk menarik perhatian warga sekitarnya.

Ia mengaku, saat menggelar atraksi semua kalangan menonton mulai anak-anak hingga orang dewasa.

Bayu dan rekannya bernama Kohir asal Kabupaten Bandung Jawa Barat ini berada di Kecamatan Wonomulyo sejak satu tahun lalu.

Baca Juga:  Sekelompok Pemuda Wonomulyo Dirikan Warung Gratis Bagai Kaum Dhuafa

Keduanya mengaku, penghasilan yang diraupnya dengan atraksi topeng monyet ini minimal Rp50 ribu per hari apabila pengunjung kurang.

Namun ada waktu tertentu penghasilannya tinggi seperti hari Rabu dan Minggu bertepatan hari pasar. Dimana warga setempat ramai berbelanja di pasar.

Selain dua hari tersebut, Bayu dan Kohir keliling kampung dengan membawa monyetnya.

“Saya ke Polewali Mandar karena di Bandung dan kota lainnya di Pulau Jawa, topeng monyet sudah dilarang pemerintah. Katanya pemerintah nyiksa binatang dan eksploitasi monyet, makanya dilarang,” ujar Bayu diamini Kohir rekannya.

Baca Juga:  Berprilaku Buruk, Atlit Nasional Karateka Polman tak Naik Kelas

Ia bercerita, atraksi monyet ini masih menjadi daya tarik warga di Kecamatan Wonomulyo sehingga betah di daerah itu.

“Daripada nganggur dan mencuri lebih baik saya ke luar dari Bandung, terus terang aja cuma ini keahlian saya dan usaha ini tidak pernah memaksa orang untuk nonton dan membayar,” ucap Bayu.

Penghasilan yang diperolehnya setiap hari, selain digunakan kebutuhan hidup berdua juga untuk memenuni makan minum monyet miliknya.

Bayu berharap, Pemkab Polman tidak ikut melarang atraksi topeng monyet ini sebagaimana di Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  HUT Polman Ke-59 Kado Bagi Masyarakat Memasuki 2019

Pasalnya, kata dia, mencari nafkah hidup berdua hanya mengandalkan topeng monyet ini karena tidak punya keahlian lain.

Kohir menuturkan, atraksi keliling kampung biasanya mulai pukul 12.30 wita hingga 17.30 wita dengan penghasilan Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. (*)

Reporter : Almadar Fattah
Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here