BI Minta Mahasiswa Penerima Beasiswa Menjadi “Future Leader”

Makassar (BERANDATIMUR.COM) – Bank Indonesia perwakilan Sulawesi Selatan meminta kepada mahasiswa penerima beasiswa dari tiga perguruan tinggi negeri (PTN) agar menjadi “future leader” masa depan bangsa.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso pada penandatanganan perjanjian kerja sama bersama PTN dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Penandatanganan berlangsung di Gedung Phinisi Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Sulawesi Selatan pada Kamis (21/3).

Dirangkaikan juga dengan penyerahan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa dan pelantikan kepengurusan Generasi Baru Indonesia (Genbi) periode 2019- 2020.

Baca Juga:  Mahasiswa UNM teliti pengaruh efikasi diri terhadap minat belajar
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel, Bambang Kusmiarso (baju coklat) menyerahkan beasiswa simbolis kepada tiga mahasiswa perwakilan Unhas, UNM dan UIN, Kamis (21/3). Foto Atim

Kegaitan ini dihadiri oleh perwakilan pimpinan ketiga perguruan tinggi, pengurus Genbi dan sejumlah mahasiswa penerima beasiswa dari Bank Indonesia tahun 2019.

Bambang menambahkan, beasiswa yang mulai diberikan BI sejak tahun 2003 kepada mahasiswa PTN. Sedangkan organisasi Genbi dibawah naungan BI dibentuk sejak 2011.

“Kita akan merasa bangga jika penerima beasiswa ini akan jadi “future leadaer” yaitu pemimpin masa depan. Bukan hanya dari segi akademis, mereka juga akan kita bina dari sisi organanisasi, bersosialisasi dan berinteraksi,” jelas Bambang.

Secara terpisah, Kepala Divisi Pengembangan Rkonomi BI Perwakilan Sulsel, Aryo Setyoso menjelaskan sebanyak 120 orang mahasiswa dari tiga PTN di Kota Makassar memperoleh beasiswa pada tahun 2019.

Baca Juga:  Persepsi kasus toilet Lamacca, satpam tanpa tanda jasa
Mahasiswa penerima beasiswa foto bersama di Gedung Phinisi Kantor BI Perwakilan Sulsel, Kamis (21/3). Foto: Atim

Dua PTN yakni UNM dan UIN Alauddin Makassar masing-masing 50 orang penerima beasiswa regular.

Sementara mahasiswa Unhas sebanyak 20 orang menerima beasiswa unggulan.

Sebelum mahasiswa ditetapkan penerima beasiswa, BI telah menentukan persyaratan yaitu IPK dan keaktifan dalam organisasi.

Penerima beasiswa regular IPK minimal 3.0 dan beasiswa unggulan IPK 3.5 ditambah keaktifan mereka di kegiatan organisasi.

“Beasiswa kepada Mahasiswa ini sudah kami rencanakan melalui program sosial Bank Indonesia di seluruh Indonesia,” ujar Aryo.

Penerima beasiswa reguler sebesar Rp1 juta setiap bulan dan Rp1,5 juta per bulan bagi penerima unggulan.

Baca Juga:  Guru Besar UINAM Jadi Narasumber Pada Seminar Nasional Pendidikan Berkarakter di Lutim

“Total anggaran beasiswa di tiga perguruan tinggi negeri di Makassar tahun 2019 sebanyak 1,5 Milyar rupiah,” tutup Aryo. (*)

Reporter : Atim
Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here