Makassar (berandatimur.com) – Untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah di Sulsel, Bank Indonesia menggelar Pekan Ekonomi Syariah dirangkaikan dengan sejumlah perlombaan.

Hal ini berkaitan untuk mengoptimalkan kontribusi sistim ekonomi dan keuangan syariah terhadap pengembangan sektor ril di Sulsel ke depannya.

Kepala Perwakikan Kantor BI Sulsel, Bambang Kusmiarso, Kamis (13/9) menyatakan, Pekan Ekonomi Syariah yang diselenggarakan 14-16 September 2018 di Mall Ratu Indah (MARI) Jalan Sam Ratulangi Makassar adalah rangkaian Festival Ekonomi Syariah 2018 di Kawasan Timur Indonesia (KTI) di Balikpapan dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) tingkat Nasional di Surabaya.

Penyelenggaraan Pekan Ekonomi Syariah 2018 ini rencananya dibuka oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Jumat (14/9) sekira pukul 14.00 Wita.

Baca Juga:  Kerusakan Mesin Pembangkit, Alasan PLN Padamkan Listrik di Nunukan

Kegiatan yang bertemakan, “Optimalisasi Wisata Berbasis Syariah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif”.

Bambang mengharapkan, kegiatan ini menjadi salah satu stimulus dalam upaya pemberdayaan ekonomi daerah.

Ia menambahkan, ke depannya Sulsel dapat menjadi salah satu penggerak utama dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Rangkaian kegiatan pada Pekan Ekonomi Syariah yang berlangsung selama tiga hari adalah Expo (pameran dan bazaar) bertemakan food, fashion dan finance yang diikuti oleh sejumlah UMKM dan koperasi.

Lalu, seminar bertema “Strategi Cerdas Menembus Pasar Internasional” oleh Vivi Zubedi, Fashion Designer pakaian muslim Abaya yang telah menembus pasar internasional Amerika Serikat.

Baca Juga:  Ini besaran usulan UMK 2020 Nunukan

Vivi Zubedi ini telah sukses menampilkan hasil karyanya dalam New York Fashion Week 2018, pagelaran fashion di London dan pagelaran fashion internasional lainnya.

Selanjutnya, talkshow bertema “Pengusaha Muda yang Berkarakter Islam” oleh HIPMI dan entrepreneur muda syariah.

Workshop Sertifikasi Halal bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemerintah daerah, dan Kementrian Agama, bertempat di Bank Indonesia.

Kegiatan berikutnya adalah pengenalan keuangan syariah dan konsultasi pembiayaan oleh perbankan syariah.

Sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah dan penukaran uang rupiah. Ditambah acara hiburan, pertunjukan seni dan budaya serta live music.

Baca Juga:  PLN naikkan tarif listrik khusus orang kaya, pada 1 Juli

Kepala Perwakilan BI Sulsel juga berharap, melalui rangkaian kegiatan dalam Pekan Ekonomi Syariah 2018 dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat dalam mendukung akselerasi pengembangan ekonomi syariah, dan memperluas keuangan inklusif.

Untuk memeriahkan Pekan Ekonomi Syariah 2018, diadakan pula beberapa perlombaan yaitu lomba kaligrafi, lomba busana muslim anak dan lomba tari. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here