Bocah umur 5 tahun hilang di sekolah, diduga diculik oleh bapaknya

Bocah Umur 5 Tahun Hilang di Sekolahnya, Diduga Diculik
Maria Sofiana Pehan Kelen, menggendong anaknya yang hilang di sekolah. FOTO: BERANDATIMUR.COM

Flores Timur (BERANDATIMUR) – Seorang bocah berusia lima tahun dilaporkan hilang saat sedang bermain di halaman sekolahnya pada Kamis, 30 September 2021 diduga diculik oleh bapaknya yang sehari-harinya bekerja di PT PLN Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Kasus inipun telah dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat namun belum ada tindaklanjut, ujar ibu kandung anak tersebut bernama Maria Sofiana Pehan Kelen yang diwawancarai pada Jumat malam, 1 Oktober 2021.

Maria menceritakan anaknya bernama Yohanes Beckham Lama Ewak diketahui hilang di sekolahnya di TK Lolon Bura sekira pukul 09.00 WiT.

Ibunya mengaku mengetahui anaknya hilang setelah mendapatkan informasi dari neneknya (ibu kandung Maria Sofiana Pehan Kelen).

Ia menceritakan, pada saat mendapatkan informasi dirinya sedang mengikuti seleksi CPNS di Kabupaten Nagekeo, Flores Timur. Setelah itu, langsung pulang ke rumahnya di Dusun II RT 7 RW 2 Desa Riangbaring, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur.

Baca Juga:  MUI-Magabudhi Sikka gelar halal bihalal lintas agama

Lama perjalanan dari Kabupaten Nagekeo ke Polsek Boru hingga ke rumahnya di Kecamatan Ile Bura tempatnya melaporkan anaknya yang diculik tersebut selama sehari, ujar Marlin.

Kronologisnya, Maria menuturkan sesuai informasi dari sekolahnya bahwa pada saat anaknya istirahat di halaman sekolahnya itu tiba-tiba empat orang pria menggunakan dua sepeda motor datang menghampiri Yohanes Beckham Lama Ewak. Namun, hanya satu orang yang turun dari sepeda motor.

Bocah Hilang di sekolahnya di Flores Timur
Yohanes Beckham Lama Ewak (5), bocah yang hilang di sekolahnya di TK Lolon Bura Kecamatan Ile Boru, Flotim. FOTO: BERANDATIMUR.COM

“Katanya itu bapaknya. Begitu anak saya diambil langsung jalan itu motor dan ibu gurunya tidak sempat melihat anak saya dibawa pergi,” ucap Maria via telepon.

Baca Juga:  Swalayan Hope Mart ditengarai jual produk kedaluwarsa, didistribusikan ke pedesaan dan panti asuhan

“Motor yang membawa anak saya itu katanya pak Yusen yang tinggal di Adonara, petugas PLN,” tambah ibu ini.

Ia mencurigai anaknya dibawa pergi oleh bapaknya bernama Martinus Lama Ewak karena sempat diketahui datang dari Adonara.

Maria pun menceritakan bapak kandung anak ini belum sah sebagai suaminya karena dihamilkan di luar nikah semasa masih kuliah.

“Jadi anak itu kan waktu masih kuliah dan belum nikah sah dengan bapaknya,” tutur dia.

Mengenai hilangnya anaknya tersebut, Maria mengaku telah melaporkan ke aparat kepolisian Polsek Boru tetapi belum mendapatkan informasi lanjutan.

Baca Juga:  Ketua Poktan Rita Wolon Jaya bagi-bagi uang bantuan Kementan, eh malah menangis

Maria mengharapkan anaknya dikembalikan karena sudah dua hari menghilang.

Sementara keluarga Maria bernama Yakobus Leba meminta anak tersebut segera dikembalikan karena ibunya dalam kondisi trauma memikirkan anaknya.

“Kami dari pihak keluarganya mengharapkan anak itu dikembalikan supaya pikiran ibunya bisa tenang. Soalnya anak itu sudah dua hari hilang,” ujar dia. (***)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here