Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid menandatangani prasasti dimulainya acara adat Massenrempulu Kabupaten Enrekanh di Sebatik Tengah. Foto: Diskominfotik Nunukan

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Bupati Nunukan Kalimantan Utara, Asmin Laura Hafid menghadiri acara tahunan adat masyarakat Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan di Kecamatan Sebatik Tengah.

Masyarakat Kabupaten Enrekang yang bernaung di paguyuban Himpunan Keluarga Besar Massenrempulu (Hikma) menggelar acara adat tahunan di Desa Maspul Kecamatan Sebatik . Acara adat tahunan di Desa Maspul Kecamatan Sebatik Tengah.

Laura sapaan Bupati Nunukan, Minggu (17/3) menyampaikan ajakannya untuk berperan aktif mengembangkan dan mempertahankan budaya daerah.

Ia katakan, budaya daerah merupakan kekayaan yang tak ternilai harganya ibarat batu pualam yang tak pernah lapuk oleh terusan zaman.

Baca Juga:  Irianto Sebut Mendagri Apresiasi SE Soal Malam Pergantian Tahun

Bupati Nunukan sangat mengapresiasi kegiatan semacam yang dilakukan Hikma Sebatik ini. Gelaran adat dalam istilah Bahasa Bugis “Tudang Sipulung atau Cado Sipulung” dalam arti duduk bersama membahas hal-hal positif.

“Semoga Sebatik dapat menjadi motivator bagi masyarakat adat dan budaya Sebatik dalam mengaktualisasi, berkreasi melalui berbagai jenis adat dan budaya yang melekat pada diri masing-masing suku bangsa dan bahasa, khususnya masyarakat Bugis yang ada di pulau Sebatik ini,” lanjut Laura.

Pada kesempatan yang sama, Kadispora Provinsi Kaltara, Haerumuddin mengatakan, banyak peluang yang bisa dikembangkan pada sektor pariwisata di wilayah perbatasan melalui pelestarian adat istiadat.

Baca Juga:  Menyikapi Korban COVID-19 Makin Masif, Bupati Nunukan Terbitkan Imbauan

Tujuannya, generasi muda masa kini bisa dengan leluasa berkarya dan berkreasi membuka peluang untuk  melanjutkan pendidikan tingkat atas yang akan diberikan oleh Gubernur Kalimantan Utara.”

Usai acara Kadispora Provinsi Kaltara dan Bupati Nunukan menuju Rumah Adat Maspul untuk mengikuti acara inti yaitu “Cado Sipulung” dilanjutkan dengan makan bersama sebagai acara penutup.

Bupati Nunukan juga menyempatkan diri, melihat pembangunan Masjid Nurul Hikma sebagai ikon religius selain Islamic Center Nunukan.

Tak lupa pula, Laura menyempatkan diri melayat warga yang sedang berduka seorang tokoh masyarakat Desa Aji Kuning Kecamatan Sebatik Tengah (H Sahada) tepatnya di depan Masjid Al-Aqsha.

Baca Juga:  Kunker Gubernur-Wagub Kaltara di Nunukan, Laura Harapkan Terjalin Silaturahmi yang Baik

Almarhum salah satu pendiri masjid Al-Aqsha Desa Aji Kuning Kecamatan Sebatik Tengah. (***)

Editor : M Rusman
Sumber : Diskominfotik Nunukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here