Bupati Polewali Mandar Launching Proyek Kemanusiaan

Polewali Mandar¬†(BERANDATIMUR.COM)¬†– Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar lagi-lagi melakukan terobosan berbingkai kemanusiaan, dengan meluncurkan Proyek Dum-Dum singkatan dari “Darah untuk Kemanusiaan, Darah untuk Melahirkan”.
Peluncuran proyek kemanusiaan ini dihadiri oleh Bupati Polewali Mandar, sejumlah pejabat Pemkab Polewali Mandar, para kepala puskesmas, lurah dan kepala desa serta para tokoh masyarakat bertempat di Aula Kantor Desa Campurjo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat, Jumat, 21 Juni 2019.
Proyek kemanusian Dum-Dum itu terbagi dalam tiga kategori, yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Pada setiap ketegori ditandai dengan ketersediaan dua kantong darah dari tiga pendonor untuk setiap ibu hamil di daerah ini dan akan dilaksanakan secara berkesinambungan.
Kepala Dinas Kesehatan Polewali Mandar Andi Suaib Nawawi selaku inisiator proyek kemanusiaan itu, menyampaikan ketersediaan darah menjadi persoalan utama yang mengakibatkan sering ibu hamil di daerah ini terlambat mendapat pertolongan medis ketika melahirkan.
“Ibu hamil banyak mengalami pendarahan dan terlambat mendapat pertolongan secara medis karena sering ketersediaan darah tidak ada, sehingga sering pihak keluarganya kasat kusut mencari darah ke sana ke mari dan ini membutuhkan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari,” tegas Andi Suaib.
Ia mengharapkan, terlaksananya proyek kemanusiaan Dum-Dum ini, masalah selama ini yang menimpah ibu hamil dan pasien lainnya dapat teratasi.
Bupati Polman, H Andi Ibrahim Masdar memberikan sambutan pada peluncuran Proyek Kemanusiaan Dum-Dum pada Jumat (21/6). Foto: Almadar Fattah
“Proyek kemanusiaan Dum-Dum semoga bisa berjalan diseluruh kelurahan dan desa, sehingga bisa mengatasi masalah ketiadaan dan kekurangan darah di rumah sakit,” imbau Andi Suaib.
Sedangkan Bupati Polewali Mandar H Andi Ibrahim Masdar dalam sambutannya menyatakan, langkah terobosan luar biasa yang perlu diapresiasi dan dukungan penuh.
AIM panggil akrab H Andi Ibrahim Masdar, mengajak seluruh masyarakat khususnya lurah dan kepala desa untuk berperan aktif dan mensukseskan proyek Dum-Dum, karena ini adalah proyek menyangkut masalah misi kemanusiaan.
Kalau proyek kemanusiaan ini bisa dimaksimalkan dengan baik, pastilah kita bisa menekan dan mengurangi angka kematian ibu melahirkan khususnya dan pasien-pasien pada umumnya.
“Janganlah kita hanya fokus mengejar prestasi, namun melupakan misi kemasiaan. Kalau ini proyek kemanusiaan Dum-Dum sukses, Polewali Mandar bisa jadi daerah percontohan bagi daerah lainnya,” harap AIM. (*)

Reporter: Almadar Fattah
Editor: M Rusman

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here