Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar (kanan) didampingi Kadisdikbud Polman, Hj Andi Nursami MP melihat langsung pelaksanaan hari pertama UNBK di daerahnya, Senin (22/4). Foto: Almadar Fattah

Polman (BERANDATIMUR.COM) – Bupati Polman Sulawesi Barat, Andi Ibrahim Masdar memonitor pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) atau Paper Based Test (PBT) Sekolah Menengah Pertama atau sederajat.

Monitor pada hari pertama UNBK dan UNKP tersebut didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Hj Andi Nursami MP pada Senin (22/4).

AIM sapaan Bupati Polman mengatakan, monitor yang dilakukannya untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan tertib.

“Kita akan berupaya semaksimal mungkin agar pelaksanaan UNBK dan UNKP tetap berjalan sesuai dengan diharapkan. Saya sudah menghimbau kepada setiap sekolah untuk mengantisipasi berbagai kendala,” ungkap dia.

Hanya saja AIM mengkhawatirkan jika tiba-tiba terjadi pemadaman listrik karena bisa mengganggu server ketika UNBK sedang berlansung.

Baca Juga:  Deteksi dini narkoba 2 desa di Sebatik, 4 orang dinyatakan positif?
Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar (tengah pakai topi) didampingi Kadisdikbud Polman, Hj Andi Nursami MP (ketiga kiri) foto bersama usai memonitor salah satu ruangan pelaksanaaan UNBK di daerahnya, Senin (22/4). Foto: Almadar Fattah

Saat memasuki ruangan ujian, AIM memberikan motivasi kepada siswa agar tidak terburu-buru menjawab soal.

“Kalau sudah dikerjakan, jawabannya silahkan dicek kembali. Semoga anak-anakku bisa lulus semua dengan nilai yang memuaskan,” harap AIM.

“Saya akan berusaha meningkatkan layanan pendidikan yang salah satunya UNBK,” tambah Bupati Polman ini.

Menurut dia, sektor pendidikan merupakan pilar utama dalam program “Polewali Mandar Membangun”.

Oleh karena itu, dia mengatakan, penambahan dan perbaikan sarana maupun prasarana pendidikan harus ditingkatkan. Dalam rangka mewujudkan pembenahan infrastruktur menuju pendidikan yang berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Disdikbud Polewali Mandar Hj Andi Nursami MP menyebutkan, jumlah peserta UNBK pada tahun 2019 ini sebanyak 2.681 siswa dari 34 sekolah mandiri dan 84 sekolah belum mandiri.

Baca Juga:  Polman Raih Penghargaan APN 2019 Ketegori Silver dari IIPG

Ditambah dengan 1.050 siswa dari 28 sekolah yang masih mengikuti UNKP.

” Dalam rangka menghadapi UNBK tahun ini seluruh sekolah sejak awal telah memiliki persiapan yang matang termasuk beberapa kali nengadakan simulasi UNBK”, jelas Andi Nursami MP.

Untuk itu, Andi Sami sapaan akrab Kadisdikbud Polewali Mandar menghimbau agar integritas atau kejujuran dalam mengerjakan soal UNBK tetap dijunjung tinggi.

“Apalah artinya nilai baik jika didapat dengan cara yang tidak terpuji,” imbuh dia.

Dari pantauan yang dilakukannya secara langsung pada beberapa sekolah, secara umum berjalan dengan baik. “Semoga hasil akhir pelaksanaan UNBK tahun ini sesuai harapan semua pihak”, terang Andi Sami.

Ia melanjutkan, Pemkab Polman akan berupaya memenuhi sarana prasarana pendidikan guna memberikan pelayanan prima.

Baca Juga:  Wabah COVID-19, Bupati Polman Layani Rakyat di Ruang Terbuka

Salah satunya pemenuhan fasilitas komputer melalui alokasi anggaran yang ada. Agar pelaksanaan UNBK tahun berikutnya sudah bisa 100 persen..

“Isya Allah tahun depan kita maksimalkan sehingga tidak ada lagi yang disif dan tidak ada lagi yang UNBK di sekolah lain. Itulah harapan kita semua membangun pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” tegas Andi Sami. (*)

Reporter : Almadar Fattah
Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here