Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie

NUNUKAN (berandatimur.com) – Provinsi Kalimantan Utara memiliki sejumlah destinasi wisata yang semakin diminati sehingga kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 28.472 kunjungan wisman sepanjang tahun 2018 melalui tiga pintu masuk.

Ketiga pintu masuk yang dimaksudkan adalah Kabupaten Nunukan tercatat 2.199 kunjungan, Long Bawan Kabupaten Malinau sebanyak 731 kunjungan, dan Kota Tarakan sebanyak 714 kunjungan.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie melalui pesan tertulisnya, Kamis (21/2) menyatakan, pertumbuhan pariwisata dan tingkat kunjungan wisman ke daerahnya ditopang oleh keberadaan objek pariwisata.

Selain itu, dukungan daerah destinasi terdekat dari Provinsi Kaltara seperti Pulau Derawan Kabupaten Berau Kalimantan Timur. “Kaltara menjadi salah satu pintu masuk wisman ke sejumlah objek pariwisata andalan di Indonesia,” ujar dia.

Baca Juga:  IPD Kaltara 2018 Capai 46,17

Berkat dukungan destinasi wisata terdekat maka objek pariwisata Provinsi Kaltara pun cukup mengundang minat wisman untuk berkunjung seperti Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) di Kabupaten Malinau, Kawasan Konservasi Mangrove Bersatu (KKMB) di Kota Tarakan dan lain-lainnya.

Pertumbuhan pariwisata di Kaltara, berdampak positif menggeliatkan sektor ekonomi lainnya seperti perhotelan. Masih data BPS, pada Desember 2018, rata-rata jumlah kamar hotel berbintang yang terjual atau terpakai di Kaltara sebanyak 46,53 persen.

Ini menunjukkan adanya peningkatan dibanding pada Desember 2017 hanya 11,21 poin. “Untuk saat ini, hotel berbintang masih dominan berada di Tarakan. Sementara daerah lainnya, belum memiliki,” harap Irianto Lambrie.

Irianto Lambrie berharap adanya investasi di bidang perhotelan yang masuk di kabupaten lainnya yang dapat tumbuh sejurus dengan upaya pembangunan yang dilakukan Pemprov Kaltara,” ungkap dia.

Baca Juga:  Satreskrim dan KSKP Polres Nunukan Ringkus Lima Pelaku Jaringan Pengedar Sabu-sabu

Terkait dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel dan akomodasi lainnya pada akhir tahun 2018 mencapai 32,47 persen. Urutan TPK masing-masing kabupaten/kota di Kaltara pada periode Desember 2018 yakni Kota Tarakan dengan TPK 42,16 persen, Kabupaten Malinau 30,56 persen, Bulungan 23,41 persen, Tana Tidung 22,25 persen, dan Nunukan 13,13 persen.

“Tingginya tingkat hunian kamar ini, dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas perhotelan atau akomodasi lainnya. Juga kebutuhan calon konsumen, yang tentunya berbeda-beda. Selain itu, event juga turut mempengaruhi TPK itu,” sebut Gubernur Kaltara ini.

Penyediaan aksesibilitas yang diupayakan selama ini, juga berpengaruh pada pertumbuhan pariwisata di Kaltara. Dari catatan BPS, untuk angkutan udara, jumlah pesawat yang berangkat dari 4 bandar udara (bandara) di Kaltara sebanyak 991 unit.

Baca Juga:  Pelaku Bom Makassar Adalah DPO Polisi, Anggota JAD Pernah Mengebom di Jolo Filipina

Keempat bandara yang dimaksudkan adalah Bandara Internasional Juwata Tarakan, Bandara Nunukan, Bandara Seluwing Malinau dan Bandara Tanjung Harapan Bulungan. Sementara armada pesawat yang berangkat mencapai 976 unit.

Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat pada Desember 2018 sebanyak 57.712 orang dan penumpang masuk atau datang sebanyak 52.954 orang. (***)

Editor: M Rusman
Sumber: Humas Pemprov Kaltara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here