Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid berbincang dengan TNI AD saat berkunjung di polkasi TMMD ke-108 di Kecamatan Tulin Onsoi, Kamis (23/7)

* TNI Apresiasi Pemerintah dan Masyarakat Nunukan

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Tahun 2020 di Kecamatan Tulin Onsoi Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara diapresiasi oleh Brigjend TNI Legowo WR Jatmiko.

Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-108 tahun 2020 Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nunukan yang telah mendukung kegiatan tersebut yang dipusatkan di Desa Sanur dan Desa Makmur, Kecamatan Tulin Onsoi.

Hal ini disampaikan saat acara Tatap Muka Tim Wasev TMMD ke-108 Tahun 2020 dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tulin Onsoi, Kamis, 24 Juli 2020.

Baca Juga:  Besuk Korban Penganiayaan di Rumah Sakit, Laura: Sabar Ya Bu, Biaya Ditanggung Pemerintah!

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno, Dandim 0911 Nunukan Letkol Czi. Eko Pur Indriyanto, dan tokoh masyarakat hadir dalam acara tersebut.

Pada kegiatan TMMD ini, selain membangun badan jalan, juga diisi dengan kegiatan sunatan massal dan sosialisasi bela negara, serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.

TMMD ke-108 di Kecamatan Tilik Onsoi
Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi TMMD ke-108, Brigjend TNI Legowo WR Jatmiko saat tatap muka bersama Pemerintah Kabupaten Nunukan, tokoh agama dan lain-lainnya

Legowo berharap sarana fisik yang sudah dibangun melalui program TMMD dapat dimanfaatkan secara baik untuk meningkatkan pergerakan ekonomi masyarakat, sekaligus sebagai bentuk kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

TMMD yang sudah dilaksanakan selama kurang lebih 40 tahun ini akan terus dievaluasi dan dilakukan perbaikan – perbaikan agar semakin tepat sasaran dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di pedesaan sebagai sasaran utamanya.

Baca Juga:  Bupati Nunukan minta Disdag pantau stok sembako

“Prioritas TMMD adalah desa – desa yang rawan bencana, berada di perbatasan dan tingkat ekonominya masih rendah. Kenapa dipilih desa, karena sebagian besar masyarakat kita masih tinggal di desa, desa adalah pertahanan negara yang sangat penting,” kata Legowo.

Sementara itu, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa TMMD adalah bukti adanya kebersamaan antara TNI dan pemerintah daerah, oleh karena itu setiap tahun pemerintah daerah selalu mengalokasikan anggarannya.

“Alhamdulilah setiap tahun kita bisa mengalokasikan anggaran dari APBD untuk mendukung kegiatan TMMD, dan masyarakat selama ini sangat mengapresiasi, mereka juga sangat antusias menyambut kegiatan ini,” sahut Laura sapaan Bupati Nunukan.

Baca Juga:  Ketua RT di Nunukan Barat Positif Narkoba

Ia menilai, program TMMD ini hasilnya sangat bagus, melebihi ekspekstasi dan anggaran yang disediakan, jadi kita (Pemerintah) sangat terbantu dengan program ini. (Humas Pemkab Nunukan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here