Dinkes Kaltara Ajak Masyarakat Berperan Cegah Merebaknya DBD

Acara Respon Kaltara membahas masalah KLB DBD

NUNUKAN (berandatimur.com) – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara mengajak masyarakat berperan aktif melakukan pencegahan terhadap merebaknya penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue).
“Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah dan memberantas wabah penyakit DBD terutama kepeduliannya terhadap lingkungan sekitarnya masing-masing,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman pada acara Respon Kaltara edisi 29.
Melalui pesan tertulis Humas Pemprov Kaltara, Usman menekankan, semua kabupaten/kota di Provinsi Kaltara termasuk endemis DBD karena telah pernah ditemukan penyakit yang disebabkan nyamuk aides ini.
Usman menekankan, penanganan wabah penyakit DBD bukan hanya tanggungjawab pemerintah tetapi juga peran serta masyarakat diperlukan.     Sebagaimana sosialisasi yang dilakukan selama ini dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui 3M Plus yang membutuhkan peram masyarakat.
Gerakan 3M Plus ini harus dilakukan secara berkesinambungan dengan cara sering menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penampungan air, mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi penampungan air dan tempat bersarangnya nyamuk.
Kadis Kesehatan Kaltara juga menyarankan, masyarakat menggunakan semprotan pembasmi untuk melindungi dari gigitan nyamuk.
Penanganan yang telah dilakukan secara wilayah dengan “fogging” atau pengasapan yang dikoordinir Dinas Kesehatan kabupaten/kota setempat khususnya yang rawan perkembangbiakan nyamuk aides aegypti.
Selain itu, kata Usman, Pemprov Kaltara juga telah membagikan bubuk abate kepada setiap kabupaten/kota yang mencapai 1.200 botol.
Usman menambahkan, langkah pencegahan dini yang dilakukannya dengan membentuk tim gerak cepat penanganan penyakit DBD ditambah pengusulan pengadaan alat Rapid Diagnostik Test (RDT). (***)

Baca Juga:  Pemda Peduli Olahraga, Bupati Nunukan Raih Penghargaan dari SIWO PWI Pusat

Editor : M Rusman
Sumber : Humas Pemprov Kaltara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here