DP2KBP3A Flotim Ingatkan Orangtua Perhatikan Pola Hidup Anak

Hari Anak Sedunia
Kadis P2KBP3A Flotim, Sri Ardi Rahaju

Flores Timur (BERANDATIMUR.COM) – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP2KBP3A ) Kabupaten Flores Timur, NTT mengingatkan orangtua agar memperhatikan pola makan anak-anaknya mulai usia di bawah lima tahun (balita).

Ketika sedang beranjak usia remaja perlu pula perlakuan berbeda, sebagaimana diutarakan Kadis P2KBP3A Flotim, Sri Ardi Rahaju menjelang peringatan Hari Anak yang jatuh pada Kamis, 23 Juli 2020.

Hari Anak yang bertemakan “Anak Terlindungi Indonesia Maju dengan tagline: Anak Indonesia Gembira di Rumah Saja.

Sri menambahkan, peringatan Hari Anak tahun ini tidak dikemas dengan sebuah acara karena suasana masih pandemi COVID-19.

Namun dia mengimbau kepada orangtua harus menjaga saat  pengasuhan anak dengan asih.

Baca Juga:  Menpan RB Segera Terbitkan Surat Edaran (SE) Larangan Mudik Lebaran Bagi PNS, Pemda Wajib Berikan Sanksi

“Kami meminta kepada anak-anak dan kepada keluarga. Asuh dalam pengasuhan berarti memberikan nutrisi yang cukup dan pendidikan yang cukup, sementara mengasah dengan memberikan bekal pada anak agar memiliki keahlian,” ungkap dia.

Ia senantiasa menekankan hal paling krusial adalah pada saat ibu hamil hingga dalam pengasuhan anak balita berkaitan dengan tumbuh kembang. Sementara pengasuhan pada anak usia remaja yang perlu diperhatikan pada saat memasuki masa puberitas.

“Di awal sekali anak-anak yang paling penting pertumbuhan perkembangan, nanti setelah remaja paling penting kesehatan reproduksi karena banyak anak-anak yang tersesat kawin usia dini, hamil di luar nikah, hamil yang tidak dikehendaki dan seterusnya,” kata Sri.

Baca Juga:  Politisi PDIP Ini Kagumi Keindahan Alam Pulau Adonara

Para orang tua harus mengetahui kesehatan anak-anaknya sejak dini untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit seperti “stunting”.  Selain itu juga penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi terutama dalam 1.000 hari pertama, mulai dari dalam kandungan hingga usia dua tahun.

“Perhatikanlah perkembangan anak pada usia puberitas. Usia puberitas itu kalau perempuan usia 12,5 tahun. Perhatikanlah dengan baik supaya mereka ini tidak salah asuh, tidak salah asih akhirnya banyak yang terjadi pergaulan yang tidak semestinya,” imbau dia.

Tak lupa dia juga menekankan kepada orang tua perlunya pengawasan kepada anak agar tidak memainkan media sosial yang berbau pornografi.

Baca Juga:  Pesona Pantai Bani yang unik, spot wisata favorit di Adonara belum dikelola

Peringatan Hari Anak Sedunia ini dijadikan momen terbaik untuk lebih menghormati hak anak-anak. Salah satunya dengan memperoleh rasa aman, mengingat saat ini anak-anak banyak menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Sementara perkembangan anak remaja harus diberikan pendidikan kesehatan reproduksi agar memahami berbagai macam risiko kesehatan bila berhubungan seksual pada usia dini.

Penulis: Fan L
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here