Rekomendasikan Tuntutan Mahasiswa, DPRD Nunukan Minta Substansinya Harus Jelas

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – DPRD Nunukan Kalimantan Utara merekomendasikan tuntutan mahasiswa di daerah itu untuk disampaikan kepada pemerintah dan DPR RI sebagai bentuk dukungan.

Wakil Ketua DPRD Nunukan, Burhanuddin di Nunukan, Rabu menekankan, apa yang diperjuangkan mahasiswa terkait kontroversi sejumlah pasal dalam RUU KUHAP dan Pertanahan adalah wajar dan tepat.

Namun perlu adanya konsep yang jelas dan terinci pasal-pasal mana saja yang dianggap kontroversi tersebut. Agar tuntutan tidak terkesan asal jadi.

Rekomendasi itu nantinya akan disampaikan kepada Bupati Nunukan, pemerintah pusat dan DPR RI untuk menjadi pertimbangan pada saat pembahasan lanjutan nantinya, beber Burhanuddin di hadapan ratusan mahasiswa Nunukan.

Hal yang sama dikemukakan Irwan Sabri, Wakil Ketua DPRD Nunukan yang rela duduk melantai dengan mahasiswa yang mendatangi Gedung DPRD Nunukan itu.

Baca Juga:  KPU Mamasa Rakor Sambil Lantik 2 Anggota PPK di Bawah Tenda
Tuntutan Mahasiswa Nunukan
Anggota DPRD Nunukan berdialog dengan mahasiswa yang menggelar aksi damai so al protes sejumlah pasal kontroversi dalam RUU KUHAP dan Pertanahan di Gedung DPRD Nunukan, Rabu (25/9)

Irwan Sabri mengakui, aksi demontrasi mahasiswa di Indonesia merupakan protes kepada sejumlah RUU yang dinilai memiliki pasal-pasal yang dianggap kontroversi.

Khususnya pada RUU KUHAP dimana beberapa pasal di dalamnya terkesan aneh dan perlu perbaikan sebelum pembahasan lanjutan di DPR RI dengan pemerintah.

Oleh karena itu, mahasiswa Nunukan sebagai bagian dari elemen perubahan perlu merinci pasal-pasal yang dinilai kurang tepat tersebut.

Tujuannya, kata dia, konsep dalam rekomendasi yang akan dibuat bersama benar-benar subtansial dan akurat.

“Mengenai pasal-pasal yang dinilai teman-teman mahasiswa kurang tepat supaya dirinci dengan baik sebelum dibuatkan rekomendasi kepada pemerintah,” ujar dia.

Aksi demontrasi mahasiswa Nunukan protes pasal-pasal kontroversi dalam RUU KUHAP dan Pertanahan

Ratusan mahasiswa gabungan dari dua kampus di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara menggelar aksi damai dengan mendatangi Gedung DPRD Nunukan.

Baca Juga:  Reses Legislatif PDIP di Lumbis Ogong, Ini Permintaan Warga

Demontrasi ini terkait dengan solidaritas dari aksi-aksi mahasiswa yang telah berlangsung sejak Selasa (24/9) di sejumlah kota menuntut RUU KPK, RUU KUHAP dan RUU Pertanahan.

Sejumlah pasal dalam ketiga RUU ini dinilai tidak relevan dan merugikan masyarakat sebagai obyek hukum kelak.

Mahasiswa Nunukan yang menggelar aksi ini diterima dipelataran Gedung DPRD Nunukan oleh sejumlah anggota dewan setempat, Kapolres Nunukan dan Kodim 0911 Nunukan.

Tuntutan Mahasiswa Nunukan
Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro

Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro di Nunukan, Rabu menilai, aksi solidaritas mahasiswa ini masih wajar yang menuntut rancangan undang-undang (RUU).

Ia katakan pula sesuai dengan surat pemberitahuan dari mahasiswa yang diterimanya adalah aksi damai.

Oleh karena itu, Kapolres Nunukan meminta mahasiswa agar tidak melakukan tindakan refresif yang bisa menimbulkan kerugian bersama.

Baca Juga:  Ansor Nunukan Laporkan ke Polisi Akun Yudhie Adhesmoro Dugaan Pencemaran Nama Baik

Namun dia mengamati, aksi mahasiswa Nunukan ini akan berjalan aman dan damai sesuai dengan surat pemberitahuannya.

Tetapi jika menjurus pada aksi anarkis maka Polres Nunukan bersama TNI telah mempersiapkan langkah antisipasi minimal kendaraan water canon.

Tetapi Teguh optimis aksi mahasiswa Nunukan tidak akan melakukan tindakan anarkis seperti yang terjadi di daerah lainnya di Indonesia. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here