Dua Pelajar Nunukan Diringkus Lakukan Curat

Nunukan (berandatimur.com) – Aparat Kepolisian Resor Nunukan, Kaltara meringkus dua pelajar pelaku pencurian berat (curat) khusus rumah kosong.

Keduanya adalah Muh Ryan (18) pelajar SMK Nunukan dan Epi Alfian (18) pelajar SMAN 1 Nunukan.

Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu Muhammad Karyadi di Nunukan, Sabtu membenarkan kedua pelajar yang dimaksudkan diringkus bersama seorang rekannya dan dua bertindak selaku penadah.

“Jadi tiga pelaku curat diantaranya dua masih pelajar dan dua penadah hasik curian berhasil diamankan oleh Polres Nunukan,” terang Karyadi melalui keterangan tertulisnya kepada media ini.

Baca Juga:  Bravo Polres Nunukan, Ungkap Penyelundupan 20 Kg Sabu-sabu dari Malaysia

Selain kedua pelajar yang telah diamankan tersebut pelaku curat lainnya yang diringkus adalah Yohanes (24) dan penadahnya bernama Yusdi (34l dan Junaedi alias Jon keduanya beralamat di Jalan Tawakkal Kelurahan Nunukan Barat.

Pengungkapan kasus curat ini berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/82/V/2018/Res Nnk tertanggal 10 Mei 2018 dan LP/62/X/2018/Res Nnk/ Sek Nnk tertanggal 26 okt 2018.

Lokasi kejadian yaitu Toko Distro Jalan Teuku Umar Kelurahan Nunukan Tengah dan Toko Sembako Jalan Bhayangkara Keluragan Nunukan Tengah.

Karyadi menyebutkan, barang bukti yang disita masing-masing satu unit sepeda motor merek Honda Blade tanpa nomor polisi, satu buah notebook merek Acer, satu buah telepon seluler merek Oppo.

Baca Juga:  Kurang Yakin Kecurian, IRT Ini Kebingungan
Sejumlah barang bukti yang berhasil disita aparat Polres Nunukan pada pengungkapan kasus pencurian berat.

Selanjutnya, 56 bungkus rokok berbagai jenis, sembilan lembar kaos oblong, tiga lembar jaket, dua lembar celana pendek, tujuh buah gantungan pakaian, satu buah gergaji, satu buah gunting dan satu perangkat kunci pas.

Kronologis aksinya yakni pelaku bersama-sama melakukan pencurian pada lokasi yang sudah direncanakan sebelumnya.

Pada saat melakukan aksinya, pelaku merusak pintu targetnya dengan menggunakan kunci pas dan gunting atau gergaji yang telah dipersiapkannya sebelumnya.

Akibat kasus ini, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
“Sasaran pelaku adalah toko yang dalam keadaan kosong dan ditinggalkan pemilik nya,” beber dia.

Baca Juga:  PTN, PT Agama dan PHI Kaltara Segera Terbentuk

Penangkapan pelaku selain di rumahnya juga di Jalan Bhayangkara dan Toko Inhutani Kelurahan Nunukab Utara. (***)

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here