Kedua anggota polisi Malaysia (pertama dan kedua kanan) yang menyelundup masuk tanpa dokumen saat ditemukan di Pub Pasir Putih Kabupaten Nunukan, Sabtu (30/3) malam.

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Gabungan instansi terkait di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara mengamankan dua anggota polisi Malaysia saat sedang “enjoy” di salah satu tempat hiburan malam di Pasir Putih Kelurahan Nunukan Tengah, Sabtu (30/3) sekira pukul 21.30 wita.

Kedua warga negara asing (WNA) yang diketahui anggota polisi yang masuk wilayan NKRI tanpa dokumen (paspor) ini.

Keberadaannya diketahui atas laporan warga sehingga petugas Imigrasi Nunukan melakukan pemeriksaan pada THM tersebut bersama kepolisian dan TNI.

Kepala Seksi Intelijen Imigrasi Nunukan, Bimo Mardi Wibowo di Nunukan, Minggu (31/3) menjelaskan, kedua WNA asal Malaysia berada di THM di Jalan Persemaian Pasir Putih diketahui pertama kali pada Sabtu (30/3) sekira pukul 20.30 wita.

Baca Juga:  Lima WN India Diamankan. Imigrasi Nunukan: Berkedok Peramal Minta Uang ke Warga

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, Imigrasi Nunukan langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian, kodim dan TNI AL dalam rangka upaya penggerebekan pada THM yang dimaksud.

Ia menceritakan, tim gabungan bergerak menuju THM tersebut melakukan pemeriksaan pengunjung daj ditemukanlah kedua WNA yang ternyata anggota polisi Malaysia.

Ketika dilakukan pemeriksaan identitas ternyata kedua WNA ini tidak memiliki paspor sehingga dikategorikan menyelundup masuk di wilayah NKRI di Kabupaten Nunukan.

Sebab memasuki wilayah NKRI tanpa melalui jalur resmi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  Cegah warga asing lolos, Imigrasi Nunukan periksa identitas penumpang di Pelabuhan Tunon Taka

Sekaitan dengan pelanggaran keimigrasian yang dilakukan kedua WNA ini maka Imigrasi Nunukan menggelandangnya ke rumah tahanan di Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan pada malam itu juga sekira pukul 22.30 wita.

Untuk memastikan tindakan selanjutnya, petugas Imigrasi setempat akan melakukan pemeriksaan intensif.

Identitas kedua WNA asal negeri jiran ini masing-masing bernama Simon Andrie Yoseph berpangkat Konstabel atau Pratu dan Mohamad Zainol Bin Rosli yang berpangkat Lans Koperal atau Prada dari Kepolisian Sabah, Malaysia yang bertugas di Pos Putih. (***)

Editor : M Rusman

 

Baca Juga:  Upah tak Sepadan, TKI Asal Bima Melarikan Diri. Musfir: Tiga Hari Jalan Kaki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here