TKI Tenggelam di Perairan Kuala Meruap Lahad Datu, Malaysia
Foto: Doc

Lahad Datu (BERANDATIMUR.COM) – Dua warga negara Indonesia (WNI) asal Buton, Sulawesi Tenggara yanag bekerja di Sabah, Malaysia sebagai nelayan dilaporkan tenggelam di Perairan Segama dekat Kuala Meruap Lahad datu pada Jumat (15/1) dini hari sekira pukul 04.00 waktu setempat dan belum ditemukan sampai saat ini.

Sesuai informasi yang diperoleh pada Sabtu malam, 16 Januari 2021 bahwa WNI yang ditemukan selamat bernama Adrian bin Bakhtiar (42) asal Buton, Sulawesi Tenggara dengan nomor paspor B5730839 membuat laporan di kepolisian Tambisan, Lahad Datu sekira pukul 12.41 siang.

Baca Juga:  Membudidaya Rumput Laut di Perairan Malaysia, 22 Warga Nunukan Diamankan Polis Marin Malaysia

Dalam laporannya Adrian menceritakan, pada 14 Januari 2021 sekira pukul 18.00 Wita berangkat ke laut bersama tiga rekannya dengan tujuan hendak menangkap udang di Perairan Segama dekat Kuala Meruap. Dalam perjalanan, kapalnya tiba-tiba terbalik dan tenggelam dan tidak bisa melakukan penyelamatan karena gelap gulita, kejadiannya sekira pukul 04.00 Wita.

Namun dirinya berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas di Perairan Kuala Meruap sekira pukul 06.30 Wita.

Ketiga rekannya yang belum ditemukan sampai sekarang adalah Andi bin Manso (kapten kapal) dan Sindora keduanya asal Buton, Sultra dan Oyong asal Filipina. Keempatnya berdomisili di Kota Kinabatangan Sandakan.

Baca Juga:  Mengaku diajak orang Nunukan kerja di Malaysia, 7 bulan tak digaji TKI ini bunuh mandornya karena marah-marah saat ditagih

Sehubungan dengan kejadian terhadap TKI ini, Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Sabah Krisnha Djelani yang dihubungi via telepon selulernya, Minggu, 17 Januari 2021 membenarkan telah mendapatkan informasi tenggelamnya dua WNI di perairan Kuala Meruap Lahad Datu yang belum ditemukan.

Ia mengaku saat ini masih berkoordinasi dengan majikan dan keluarga kedua WNI ini yang berdomisili di Kinabatangan Sandakan. Namun, kata dia, lokasi kejadiannya berada di wilayah kerja Konsulat RI Tawau sehingga kemungkinan masih berkoordinaasi dengan instansi terkait negara itu.

“Iya benar kami juga sudah menerima informasi soal tenggelamnya kedua WNI ini yang tinggal di Kinabatangan Sandakan. Tapi lokasi kejadiannya di wilayah kerja Konsulat RI Tawau,” ucapnya. (***)

Baca Juga:  Club Bulutangkis Friendship Nunukan Pertandingan Persahabatan di Malaysia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here