Edarkan sabu-sabu milik warga Liang Bunyu, BNN Nunukan amankan pria di Tembaring

Pengungkapan Peredaran Sabu-Sabu di Tembaring
Pengedar sabu-sabu berinisial K, warga Tembaring, Desa Setabu oleh BNNK Nunukan, Selasa malam (30/8).

Sebatik (BERANDATIMUR) – Seorang pria berusia 51 tahun berinisial K, diamankan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan, Kaltara karena memiliki narikotika jenis sabu-sabu pada Selasa malam, 30 Agustus 2022 sekitar pukul 22.30 Wita.

Pria K ini adalah warga RT 06 Tembaring Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat memiliki dua kemasan berisi sabu-sabu (SS) ukuran berbeda yang siap diedarkan. 

Penangkapan pria K ini, diperoleh informasi SS bahwa barang haram tersebut diperoleh daris eseorang berinisial H, warga Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat. BNNK Nunukan menetapkan pria H ini sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga:  Laporan kasus pencurian buah sawit bermotif politik

“Malam tadi tim pemberantasan BNNK Nunukan melakukan penangkapan terhadap seorang pria warga Tembaring Desa Setabu Kecamatan Sebatik Barat sekira pukul 22.30 WITA,” beber Kepala BNNK Nunukan melalui Penanggung Jawab Pemberantasan Brigpol H. Nur Rahmat pada Rabu, 31 Agustus 2022.

Pengungkapan dugaan peredaran sabu-sabu di daerah itu, berawal dari informasi masyarakat bahwa seringkali terjadi transaksi penjualan barang haram ini kepada pembudidaya rumput laut dan nelayan di Tembaring. 

Pengungkapakn Kasus Sabu-Sabu di Tembaraing
Pengedar sabu-sabu berinisial K (51), warga Tembaring, Desa Setabu yang diamankan BNN Nunukan, Selasa malam (30/8)

“Berbekal informasi dari masyarakat bahwa adanya penjualan sabu di Tembaring yang menyasar petani rumput laut dan nelayan. Kami melakukan penyelidikan hingga menemukan nama si penjual tersebut berinisial K,” sebut Rahmat.

Baca Juga:  Pulang Memancing Pria Ini Lompat ke Laut

Setelah mengetahui alamat pria K ini, langsung melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti sabu seberat 2,79 gram dan perlengkapannya. Bahkan pria K mengaku telah menjual sebagian dari barang haram yang dimilikinya. 

Selain menyita dua bungkus SS, BNNK Nunukan juga mengamankan bong, handphone android, senjata tajam jenis badik dan alat-alat pendukung lainnya seperti gunting, dompet kecil, korek dan plastik transparan.

Guna mengetahui adanya jaringan lain, tim juga telah melakukan pengembangan, ujar Rahmat.

Ketika melakukan interogasi terhadap pria K tersebut, BNNK Nunukan melakukan pengembangan dengan mendatangi kediaman H di Desa Liang Bunyu namun bersangkutan telah menghilang atau melarikan diri. 

Baca Juga:  Malaysia masih "lockdown", 16 TKI asal NTT pulang sendiri via Krayan

“Untuk itu kami akan terus lakukan penyelidikan lebih lanjut, terutama untuk tersangka lain berinisial H yang ditetapkan sebagai DPO,” pungkas Rahmat. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here