Enam Pria dan Dua Perempuan Diciduk Transaksi Sabu-sabu di Setabu. Polisi: Barang Bukti 21 Paket Siap Edar

NUNUKAN (berandatimur.com) – Peredaran sabu-sabu di Desa Setabu Kecamatan Sebatik Barat  Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara berhasil diungkap berhasil diungkap aparat kepolisian setempat.

Delapan pelaku masing-masing enam pria dan dua perempuan dibekuk saat sedang pesta sabu-sabu dan bertransaksi pada dua tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro di Nunukan, Senin (31/12) mengatakan, penangkapan para pelaku pada dua TKP yang berbeda masing-masing empat orang dengan barang bukti yang berbeda.

Barang bukti sabu-sabu lainnya yang disita Polsek Sebatik Barat

Ia melanjutkan, pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu-sabu ini oleh Polsek Sebatik Barat dengan TKP pertama di Jalan Mantikas Tidung RT 02 Desa Setabu Kecamatan Sebatik Barat pada Sabtu (29/12).

Baca Juga:  Lima Bulan Tak Dibayar, Aliansi Peduli GTT-PTT Geruduk Kantor Gubernur Sulbar

Di lokasi ini diamankan empat pelalu diantaranya dua perempuan yaitu Nurlaisa alias Elis (32), M.Aris (23), Idris (35) dan Denti (22) di rumah Nurlaisa alias Elis.

Barang bukti yang disita sebanyak delapan paket siap edar. “Penangkapan keempat pelaku ini saat pesta sabu-sabu sekaligus transaksi,” ujar Teguh Triwantoro.

Barang bukti yang ditemukan delapan bungkus plastik ukuran kecil siap edar yang disembunyikan dalam songkok yang disimpan di bawah kursi.

Lokasi penangkapan kedua dengan empat pelaku juga yakni Amiruddin (35), Aswat (38), Adam (29) dan Ocha (29).

Baca Juga:  1 SSK personil Polres Nunukan di-BKO-kan ke Jakarta

Keempat pria ini juga diciduk saat sedang pesta sabu-sabu sekaligus bertransaksi.

Barang bukti yang disita sebanyak lima bungkus ukuran sedang dan delapan bungkus ukuran kecil siap edar.

Kapolres Nunukan mengutarakan, kedelapan pelaku ini telah diserahkan oleh Polsek Sebatik Barat kepada Satresnarkoba Polres Nunukan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.(***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here