Filipina Selatan dikabarkan akan serang Sabah, ini tanggapan otoritas Malaysia

REncana Teroris Sulu, Filipina Serang Sabah
Wakil Komandan Komando Keamanan Sabah Timur, Eastern Sabah, Security Command (Esscom), Datuk Ahmad Fuad Othman. FOTO: Istimewa

Kota Kinabalu (BERANDATIMUR) – Ratusan teroris Sulu, Filipina dikabarkan akan menyerang negara bagian Sabah, Malaysia sesuai hasil rapat rahasia 19 Wali Kota untuk mempersiapkan 600 pasukan terlatih.

Dikutip dari The China Morning Post (scmp.com) dan The Star (thestar.com,my) oleh Suarapemredkalbar.com pada  Kamis, 9 Desember 2021, dilaporkan pasukan keamanan Sabah sedang memverifikasi informasi tentang rencana rahasia yang diklaim oleh milisi Sulu untuk menyerang negaranya.

Wakil Komandan Komando Keamanan Sabah Timur, Eastern Sabah, Security Command (Esscom), Datuk Ahmad Fuad Othman, mengatakan intelijen mereka sebenarnya telah mengetahui gerakan tersebut sebelumnya dan telah melakukan upaya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Sekarang, kami masih mencoba memverifikasi tuduhan ini dari rekan-rekan kami. Berani datang 600 anggota teroris Sulu, pasti kami hancurkan,” tegas Datuk Ahmad Fuad Othman.

Ia menambahkan kontrol perbatasan dan patroli telah diperketat, dan meyakinkan publik bahwa sejauh ini tidak ada gerakan abnormal dari luar perairan Malaysia yang terdeteksi.

Baca Juga:  Waspada!!! 9 Kasus COVID-19 Baru di Nunukan Impor dari Malaysia

Ahmad Fuad mengatakan pembicaraan tentang invasi dan pasukan Sulu yang mencoba menyerang Sabah telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sedangkan Ketua Menteri Sabah Datuk Seri Hajiji Noor, pada pertemuan majelis legislatif negara bagian, mengatakan pemerintah negara bagian belum menerima informasi tentang dugaan plot ini.

Ahmad Fuad Othman, menolak berkomentar lebih jauh ketika anggota dewan Moyog Datuk Darell Leiking mencoba mencari tahu lebih banyak.

“Saya belum bisa berkomentar soal ini karena kami belum menerima informasi tentang artikel ini,” kata Ahmad Fuad Othman.

Pada artikel South China Morning Post disebutkan, ada pertemuan rahasia antara 19 walikota di Filipina Selatan yang membahas perekrutan 600 pejuang bersenjata untuk menyerang Sabah.

Baca Juga:  Cerita Mahasiswa Asal Polman Berlebaran di Belanda

Laporan itu juga menuduh bahwa ada mata-mata yang ditugaskan untuk menjelajahi kota-kota pesisir, meskipun belum ada yang menyusup ke negara bagian itu.

Pertemuan rahasia itu diyakini telah diadakan oleh seorang pejabat senior pemerintah lokal di Filipina Selatan awal bulan Desember 2021.

Filipina dilaporkan sudah mengerahkan 19 Wali Kota untuk membantu pendanaan teroris Sulu, agar kembali membuat serangan terhadap kedaulatan Negara Bagian Sabah, Federasi Malaysia.

Pertemuan tanggal 1 Desember 2021, dilakukan oleh seorang pejabat provinsi Sulu yang dipilih secara lokal, yang mengumpulkan 19 Wali Kota di wilayah Kepulauan Sulu untuk membahas rencana pembentukan “Tentara Kerajaan Sulu” dengan target merekrut hingga 600 orang untuk menyerbu Sabah.

“Potensi rencana penyerangan Sabah akan terwujud tergantung seberapa besar dukungan politik dan dana yang didapat dari berbagai pihak,” kata sumber yang dirahasiakan identitasnya.

Baca Juga:  540 anak TKI di Sabah penerima beasiswa lanjutkan pendidikan di Indonesia

“Banyak pemangku kepentingan di Filipina dan luar negeri bersedia memanfaatkan masalah ini untuk kepentingan politik dan strategis masing-masing,” ujar sumber itu.

Sumber itu mengatakan Februari 2022 dipandang sebagai waktu terbaik untuk menyerang. Waktu itu kemungkinan telah dipilih untuk “memperingati” invasi Sabah delapan tahun lalu oleh pejuang dari Sulu, kata sumber itu. (*)

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here