FLASH – Diperkirakan 5.500 dos rokok diduga akan diselundupkan ke Filipina

Dugaan Penyelundupan Rokok ke Filipina
Proses pembongkaran dan pemuatan rokok-rokok tanpa cukai yang diduga akan diselundupkan ke Filipina, (FOTO: BERANDATIMUR)

Nunukan (BERANDATIMUR) – Puluhan truk mengangkut rokok dan melakukan pembongkaran di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kaltara secara bergantian sejak pukul 08.30 Wita.

Pantauan di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, rokok yang diangkut tersebut dikemas dalam dos bertuliskan “FORT” warna hijau dan ditempeli kertas bertuliskan “FOR TRANSCIPMENT IV TRANSIT ONLY”. Diduga tulisan “FORT” ini adalah merek rokok yang akan diselundupkan tersebut.

Berhubung, jumlahnya yang cukup banyak dimana setiap mobil truk mengangkut hingga 200 dos. Bahkan kapal kayu yang mengangkutnya terlihat kelebihan muatan “overcapasity”.

Penyelundupan Rokok ke Filipina
Suasana bongkar muat rokok yang diduga tanpa menggunakan pita cukai akan diselundupkan ke Filipina, Rabu (2/6)

Puluhan buruh melakukan pembongkaran dan menyusun dos-dos rokok ilegal dari mobil truk maupun dalam kapal kayu bercat warna biru putih ini.

Informasi yang dihimpun di lokasi pembongkaran rokok yang diduga akan diselundupkan ke Filipina ini, sebanyak 28 mobil truk yang mengangkut dari gudang yang ada dalam area pelabuhan tersebut.

Rokok yang diduga tanpa pita cukai ini, diangkut menggunakan kapal kayu KM Myka Expresss warna biru putih. Jika dikalkulasi secara kasar, total rokok yang akan diselundupkan itu sebanyak 5.500 dos.

Data lain yang diperoleh awak media ini, pemilik rokok ini adalah seseorang bernama Anto. “Si Anto yang punya ini pak. Ada 28 mobil truk tapi satu truk yang tidak full,” ungkap seorang sumber di Pelabuhan Tunon Taka yang minta namanya dirahasiakan. (YAP*)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here