Gara-gara Truk Melintang di Padaelo, Arus Mudik Lebaran Macet Hingga Puluhan Kilo Meter

Maros (BERANDATIMUR.COM) – Macet kendaraan hingga puluhan kilo meter terjadi di KM 88 jalur Makassar-Bone tepatnya di Desa Padaelo Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.

Kemacetan yang mencapai puluhan kilo meter telah berlangsung sejak Jumat, 9 Agustus 2019 sekira pukul 08.00 wita pagi gara-gara sebuah truk melintang di jalan. Menyebabkan arus mudik lebaran Idul Adha 1440 Hijriyah terhambat.

Kendaraan tujuan Kabupaten Soppeng, Bone, Sinjai dan Kolaka Sulawesi Tenggara dan sebaliknya terpaksa terhenti, mengular hingga puluhan kilo meter.

Camat Mallawa Kabupaten Maros, H Abdul Razak yang dihubungi BERANDATIMUR.COM melalui telepon selulernya, Jumat malam membenarkan kemacetan kendaraan arus mudik lebaran akibat sebuah mobil truk yang melintang karena mengalami kerusakan di jalan poros Bone-Makassar di wilayah kerjanya.

Baca Juga:  Pistol yang dipakai mengeksekusi pegawai Dishub Makassar, milik anggota polisi

Ia mengungkapkan, kemacetan itu terjadi di tikungan Tompoladang tepatnya di KM 88 Desa Padaelo Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.

Abdul Razak mengungkapkan, mengularnya kendaraan di jalan poros itu telah diurai oleh aparat kepolisian dari Polsek Mallawa.

Namun banyaknya kendaraan yang melintas pada jalur itu bertepatan arus mudik lebaran sehingga kemacetan sulit dihindari.

Kemacetan kendaraan di KM 88 Desa Padaelo Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros pada arus mudik lebaran Idul Adha 1440 H hingga Jumat (9/8) malam. Foto: Ani Hammer

“Kemacetan gara-gara ada mobil truk melintang di badan jalan karena rusak. Kemacetan hingga lima kilo meter masing-masing jalur berlawanan arah,” ujar Abdul Razak.

Meskipun sistim buka tutup telah diberlakukan aparat kepolisian setempat namun belum bisa mengurangi kemacetan panjang tersebut.

Baca Juga:  Poltekpar Makassar gelar job fair dirangkaikan talkshow

“Sistem buka tutup pun diterapkan namun tetap belum bisa melepaskan kendaraan yang sudah mengantri dari bawah sampai ke puncak,” kata Camat Mallawa ini.

Ia mengharapkan, agar kendaraan yang mau lewat tetap berhati-hati mengingat kondisi jalan yang labil.

Akbar, salah seorang penumpang tujuan Kabupaten Bone menuturkan, sudah terjebak macet selama delapan jam.

“Semoga cepat teratasi dan kami semua bisa melanjutkan perjalanan kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan selamat,” ungkap Akbar.

Pria ini meminta aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan melakukan antisipasi khususnya menjelang lebaran agar arus lalu lintas berjalan lancar. (*)

Baca Juga:  Tolak Ajakan Bercinta, Remaja Ini Dikeroyok Mantan Pacar Gadis yang Menyukainya

Penulis: Ani Hammer
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here