Luwu Timur (berandatimur.com) – Gempa tektonik yang berpusat di darat pada jarak 30 kilo meter dengan kedalaman 14 kilo meter mengguncang Kabupaten Luwu Timur, Sulsel pada Minggu (22/7) malam sekira pukul 20.24.29 wita.

Gempa yang berkekuatan 4,2 skala righter ini dibenarkan Kepala BMKG Wilayah IV Makassar A. Fachri Radjab di Makassar, Minggu.

Ia menjelaskan, pusat gempa tersebut berada di sebelah tenggara Kabupaten Luwu Timur berada di koordinat episenter 2,37 lintang selatan (LS) dan 121,34 bujur timur (BT).

“Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Matano,” katanya.

Baca Juga:  Bocah Ditemukan Masih Hidup, Terjepit Reruntuhan Rumahnya di Mamuju Kondisinya Memprihatinkan

Fachri mengutarakan, hasil analisis pada peta tingkat guncangan BMKG dan laporan dari masyarakat, getaran gempa bumi dirasakan oleh masyarakat di Soroako sebesar II SIG-BMKG (II-III MMI).

“Pada skala ini digambarkan getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda yang tergantung bergoyang tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti,” ucapnya.

Akibat kejadian ini, BMKG Makassar masih terus memantau perkembangan adanya gempa susulan.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang dekat dari lokasi gempa agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga:  Pakaian Cakar di Pasar Malam Nunukan

Seorang warga Soroako bernama Ira Arsyad mengaku merasakan getaran tersebut namun tidak mengetahui pusat gempa itu.

Awalnya dia menduga, pusat gempa terjadi di Sulawesi Tengah. “Memamg ada getaran yang terasa seperti gempa. Mungkin gempanya di Sulteng,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here