Gesty Prabowati (Caleg DPR RI): Menggugah Milenial Cinta Koperasi ala Pak Harto

Yogyakarta (BERANDATIMUR.COM) –¬†Calon legislatif DPR RI Partai Berkarya nomor urut 6 daerah pemilihan Yogyakarta, Gesty Prabowati menggugah kaum milenial cinta koperasi ala Presiden RI Suharto.

Hal ini selalu diutarakan pada saat berada dimana saja agar membangun ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Termasuk saat menghadiri undangan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Caleg Partai Berkarya yang juga Ketua Badan Komunikasi Wanita Koperasi (BKWK) Dekopinwil DKI Jakarta ini juga tak sungkan mendatangi tempat-tempat anak muda bercengkrama.

Caleg DPR RI ini juga pernah diundang khusus untuk bicara koperasi di Bento Kopi Nologaten, Yogyakarta.

“Koperasi itu berjaya pada masa Pak Harto, beliau berkarya membangun bangsa dan negara, mengutamakan sektor pertanian yang ditopang koperasi,” ujar Gesty, di Jakarta, Kamis (4/4).

Baca Juga:  Terkonfirmasi COVID-19 di Sabah terbanyak ke-2, kasus harian di Malaysia salip Indonesia

Gesty memiliki jaringan luas. Ia dikenal banyak oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi sesuai jabatannya Ketua Bidang Koperasi dan UKM Perhimpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Pusat.

Ia juga Ketua Bidang Koperasi dan UKM Perhimpunan Pengusaha Muslimah (IPEMI) DKI Jakarta.

Gesty mengatakan selama berkampanye cuma ‘jualan koperasi’ di era Pak Harto, yang juga menjadi idealisasi Partai Berkarya.

Ia terkesan dengan kemampuan Pak Harto mampu membuktikan bahwa koperasi menjadi penggerak ekonomi masyarakat di pedesaan.

Awalnya Badan Usaha Unit Desa, lalu menjadi Koperasi Unit Desa. Pak Harto pun mendorong koperasi diberi peran dan kewenangan agar menjadi kuat, kata dia.

“Cita-cita Pak Harto adalah koperasi mandiri, tanpa harus ditopang pemerintah, titik berat pada pembinaan kemampuan manajerial dan teknis operasional agar koperasi mampu menjemput kesempatan-kesempatan ekonomi yang tercipta,” terang dia.

Baca Juga:  Kejagung bakal periksa Luhut dan anak bungsu Jokowi terkait kasus minyak goreng¬†

Di kampus, Gesty menjalin relasi dengan anak muda yang giat mengembangkan koperasi mahasiswa (Kopma).

“Di kampus, koperasi bukan hal asing. Mahasiswa berpotensi menjadi ikon rebranding koperasi di tengah upaya menarik generasi muda agar lebih bergairah terlibat dalam lembaga tersebut,” lanjut Gesty.

“Saya kebetulan salah satu penggerak program ini dan saya juga pelaku yang boleh dibilang sukses setelah dibina melalui pelatihan wirausaha,” tukas Gesty.

Di Yogyakarta, kata Gesty, masyarakat di Kampung Wisata Niti Gedongkiwo ingin sekali dibuatkan 17 unit koperasi baru.

Kebetulan selama aktif di Dekopin Wilayah DKI Jakarta, ia aktif bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM.

Baca Juga:  Cegah gelombang ketiga COVID-19, ini saran Pakar Epidemiologi

“Melalui Kemenkop UKM, saya bantu pengusaha kecil memiliki hak cipta dan merek gratis. Saya juga mengumpulkan koperasi untuk membuat badan hukum dengan bantuan Kemenkop UKM sebesar Rp2,5 juta per badan hukum koperasi,” jelas Gesty.

Menjawab pertanyaan apa yang akan dilakukan jika kelak menjadi anggota DPR RI, Gesty mengatakan akan membangun jaringan lebih besar lagi untuk digunakan membantu gerakan koperasi di desa-desa di Yogyakarta.()

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#GestyPrabowati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here