Golkar Unggul Sementara Pileg Hasil Penghitungan di PPLN Kota Kinabalu

Kota Kinabalu (BERANDATIMUR.COM) – Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kota Kinabalu Negeri Sabah Malaysia sedang merekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu legislatif di wilayah kerja Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu.

Berdasarkan data sementara yang telah direkapitulasi hingga Sabtu (20/4) pukul 11.00 waktu setemlat, Partai Golkar unggul dari partai politik lainnya.

Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kota Kinabalu Negeri Sabah Malaysia, Cahyono Rustam, Sabtu menyebutkan rekapitulasi hasil penghitungan sementara di wilayah kerjannya jumlah suara yang telah dientry ke dalam sistim sebanyak 40.514 suara.

Baca Juga:  Imigrasi KJRI Kota Kinabalu Siap Layani Pengurusan Paspor TKI

Dari total suara tersebut, 38.674 dinyatakan sah dan 1.900 suara tidak sah. Dimana Partai Golkar unggul sementara dengan perolehan 13.476 suara.

Disusul PDI Perjuangan 5.556 suara, Gerindra 3.193 suara, Perindo 3.060 suara, PKB (3.023), Nasdem (2.450), Demokrat (1.418), PKS (1.315).

Petugas KPPSLN sedang menulis hasil penghitungan perolehan suara pilpres dan pileg di PPLN Kota Kinabalu Negeri Sabah Malaysia

Selanjutnya, kata Cahyono, Partai Berkarya sebanyak 1.313 suara, PPP (1.001), PSI (519), Partai Garuda (238), PBB (151) dan PKPI (121).

Cahyono menyatakan, rekapitulasi perolehan suara parpol maupun pilpres mengalami keterlambatan akibat kurangnya pengetahuan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) mengentry hasil penghitungannya ke dalam sistim.

Baca Juga:  Bus tujuan Kota Kinabalu tabrakan di Ranau-Telupid, dua korban luka

Oleh karena itu, sejak penghitungan perolehan suara pemilu yang dimulai Rabu (17/4) sekira pukul 14.00 waktu setempat baru berkisar 50 persen.

Ia menambahkan, PPLN Kota Kinabalu masih terus melakukan entry perolehan suara ke dalam sistim sampai sekarang.

Proses penghitungan perolehan suara hingga entry data ke dalam sistim dihadiri Panwaslu dan Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Krishna Djelani dan sejumlah WNI lainnya. (***)

Editor : M Rusman

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here