NUNUKAN (berandatimur.com) – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengapresiasi terbitnya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan 11 PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Dari 11 PLBN yang akan dibangun pemerintah pusat, empat diantaranya berada di wilayah Provinsi Kaltara yakni Labang Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan, Long Midang Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan.

Kemudian, berlokasi di Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan dan Long Nawang Kecamatan Krayan Hulu Kabupaten Malinau.

“Alhamdulillah, setelah sebelumnya dikeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor, awal tahun ini Bapak Presiden Jokowi kembali menerbitkan Inpres untuk percepatan pembangunan di Kaltara,” ujar Irianto Lambrie.

Baca Juga:  Lada Lutim Berupaya Tembus Pasar Eropa

Ia menambahkan, Inpres ini ditandatangani pada 17 Januari 2019 dengan menginstruksikan 17 kementerian dan lembaga termasuk TNI dan Polri untuk mempercepat pembangunan PLBN terpadu tersebut beserta sarana prasarananya.

Tujuh PLBN terpadu lain dibangun di  Kalimantan Barat (2), Kepulauan Riau (1), Nusa Tenggara Timur (2) dan Papua (2).

“Atas nama masyarakat Indonesia di Kalimantan Utara, utamanya yang berada di wilayah perbatasan, saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Jokowi dan juga Bapak Wapres Jusuf Kalla,” ungkap Gubernur Kaltara.

Irianto Lambrie juga mengapresiasi kementerian dan lembaga terkait, karena mengakomodir usulan dan perjuangan Pemprov Kaltara agar dibangun PLBN pada empat lokasi di daerahnya.

Baca Juga:  16 Kecamatan Zona Hijau, Nunukan Bakal Bebas Dari Korona?

Ia mengharapkan, terbitnya Inpres ini langkah percepatan pembangunan empat PLBN terpadu di Kaltara segera dibangun.

Menurut dia, keberadaan PLBN terpadu sangat diidam-idamkan masyarakat perbatasan di Kaltara.

Eksistensi PLBN terpadu ini sangat membantu dalam hal keamanan dan pertahanan serta kedaulatan negara ditambah dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Irianto Lambrie menyinggung juga telah terbitnya Inpres tentang Percepatan pembangunan Kota Mandiri Baru (KBM) Tanjung Selor.

Pemprov Kaltara terus mengawal Inpres tersebut, kata dia. (*)

Editor: M Rusman

Sumber: Humas Pemprov Kaltara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here