Hadapi “New Normal”, Nunukan Matangkan Persiapan

New Normal
Suasana press realese Tim Gugus Tugas COVID-19 Nunukan

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Kabupaten  Nunukan, Kalimantan Utara berencana mengikuti kebijakan Pemerintah soal “new normal” maka pemerintah daerah mulai mematangkan persiapan.

Terutama berkaitan dengan kebutuhan dan kemampuan dalam menghadapi segala kemungkinan yang bakal dialami nantinya.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nunukan, Aris Suyono di Nunukan menanggapi perihal pemberlakuan kebijakan baru Pemerintah tersebut selama masih pandemi COVID-19 ini.

Aris menyatakan, Tim Gugus Tugas bersama pemda serta instansi terkait telah menggelar pertemuan membahas masalah rencana “new normal” ini.

Dalam pertemuan itu, dibicarakan perihal segala bentuk kebutuhan dan kemampuan terutama kondisi per wilayah dan fasilitas kesehatan.

Baca Juga:  DPRD Apresiasi Nunukan Raih Opini WTP Ke-5 Kali Berturut-turut

Mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pemetaan wilayah terlebih dahulu diperlukan adanya perubahan zona Kabupaten Nunukan. Guna memastikan kondisi zona setiap wilayah atau per kecamatan.

Saat ini, jelas Aris, Kabupaten Nunukan masih berstatus zona merah penularan COVID-19. Walaupun sebenarnya telah bisa berubah berdasarkan kriteria yang telah dipenuhi. Bocoran yang diperoleh sudah bisa berstatus zona kuning.

“Kita akan petakan dulu per wilayah. Kemungkinan lain bisa dilakukan pemetaan per kecamatan,” ungkap dia pada press realese di Sekretariat Tim Gugus Tugas COVID-19 pada Jumat, 29 Mei 2020.

Baca Juga:  TNI-Polri gelar pasukan Ops Ketupat 2021, Bupati Nunukan jadi irup

Namun perlu diketahui masalah kondisi zona penularan COVID-19 setiap kecamatan.

Skema lain yang terungkap pada pertemuan lintas sektoral tersebut adalah masalah kesiapan fasilitas kesehatan. Ketika pada saat “new normal” terdapat warga yang terdeteksi positif COVID-19.

Menurut Aris, tentunya akan dilakukan tracking atau penelusuran dengan kontak eratnya sehingga dibutuhkan kesiapan fasilitas isolasi dan perawatan.

Aris menyebutkan, secara teknis kesehatan Kabupaten Nunukan telah menyelesaikan analisis persyaratan untuk menjalankan era “New Normal”.

Hasilnya, telah memenuhi sejumlah syarat yakni, angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 sudah di bawah 1, secara epidemiologi sudah masuk zona aman.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Bantu Pemilik Rumah Roboh di Binalawan

Capaian program pantau kesehatan lansia (pankesia) sampai kini sudah mencapai 56,3 % yaitu 3.384 lansia dari 6.013 ril sasaran. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here