Ribuan penumpang mudik lebaran di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Selasa (28/5)

Seorang penumpang mudik yang naik di Pelabuhan Tarakan Kalimantan Utara terpaksa gigit jari karena batal pulang menjenguk ibunya yang sedang sakit di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar Sulsel.

Pria yang berkrpala plontos ini diturunkan oleh aparat keamanan dan ABK KM Lambelu karena kedapatan tidak memiliki tiket untuk pulang mudik sekaligus menjenguk ibunya yang sedang sakit.

Pria yang mengaku bernama Fauzan ini besar dan lahir di Kota Makassar nekad naik kapal milik PT Pelni tersebut. Meskipun tidak memiliki tiket atas bantuan rekannya di atas kapal tersebut sehingga bisa lolos naik di KM Lambelu di Pelabuhan Tarakan.

Baca Juga:  Masdi jabat lagi Dirut PDAM, Laura beberkan keluhan masyarakat

Ia mengaku pula tinggal di Jalan Beringin I Kota Tarakan, ingin pulang karena alasan orangtuanya sakit keras. Sementara uang tunai yang dikantonginya hanya Rp200.000 yang diberikan oleh kakaknya..

“Saya nekad naik di kapal di Pelabuhan Tarakan atas bantuan teman. Mau pulang karena mama sakit di Makassar,” ujar dia.

Menenteng dua buah tas dan sebuah kantongan plastik terpaksa legowo menerima kenyataan batal mudik lebaran sekaligus menjenguk orangtuanya yang sakit. Sebab tidak punya tiket dan terjaring razia di atas kapal.

Mengenakan jaket warna merah dsn celena pendek berselemoang tas ukurab kecil. Pria ini tampak ssntai tanpa rasa penyesalan dan kegalauan pasca diturunkaj dari KM Lambelu. (***)

Baca Juga:  Lapas Nunukan Tiadakan Hari Besuk Bagi Warga Binaan

Editor: M Rusman

 

1 KOMENTAR

  1. ini lah saat nya ketua kerukunan turun tangan kalo ada masalah bgni… apa lagi sudah tau asal usul nya ini orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here