Imam Masjid Besar New York Minta Otoritas Polri Menindak Tegas Jozeph Paul Zhang

Penindakan Penista Agama Islam Paul Zhang
Tangkapan layar: Imam Besar Masjid New York, USA Syamsi Ali

New York (BERANDATIMUR) – Kasus dugaan penistaan agama Islam yang dilakukan Jozeph Paul Zhang yang kini tinggal di Jerman mendapat tanggapan dari Syamsi Ali Imam Besar masjid New York, Amerika Serikat.

Ia menegaskan otoritas Indonesia yakni kepolisian RI agar menindak tegas kepada orang bersangkutan karena telah melakukan provokasi dengan mengklaim diri sebagai nabi ke-26 melalui kanal youtubenya dianggap menghina nabi Muhammad SAW dan umat Islam secara keseluruhan.

Hal ini diutarakan melalui wawancara dengan Syamsuddin Alimsyah Peneliti KOPEL pada kanal youtube Ustadz Demokrat miliknya pada Minggu, 24 April 2021. Pada kesempatan itu, Syamsi Ali asal Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel ini menyatakan anggapan bahwa pernyataan Paul Zhang bagian dari kebebasan, sangat tidak betul.

Baca Juga:  Manfaatkan Halaman Rumah, Diaspora Asal Magelang Sukses Bertani di Amerika

Menurut Syamsi Ali yang menetap di Amerika Serikat sejak 1995 itu menilai, kebebasan yang disematkan kepada pernyataan Paul Zhang adalah kebablasan. Kebebasan itu adalah bebas memberikan pernyataan tanpa harus mengganggu hak orang lain.

Penista Agama Paul Zhang
Jozeph Paul Zhang mengklaim diri nabi ke-26

“Kalau pernyataan Paul Zhang dianggap sebuah bentuk kebebasan itu tidak benar. Tapi itu adalah kebablasan karena kebebasan itu harus dimaknai membuat pernyataan tanpa menyinggung hak azasi orang lain,” ujar dia.

Pentingnya menindak tegas Paul Zhang ini, Syamsi Ali berpandangan untuk memutus rantai, agar tidak ada lagi orang atau kelompok lain yang melakukan hal yang sama. “Jika tidak ditindak tegas maka bisa jadi dikemudian hari ada lagi orang atau kelompok lain yang melakukan hal yang sama sehingga perlu diputus rantainya,” kata pendiri pesantren pertama di Amerika Serikat ini.

Baca Juga:  Ribuan Anak TKI Ikuti USBN 2019

Selain itu, tambah dia, aparat kepolisian Indonesia harus mengambil tindakan tegas kepada Paul Zhang karena dugaan penistaan agama dengan menyinggung Nabi Muhammad SAW dapat memicu kemarahan yang lebih luas dari umat Islam.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia perlu memutus rantai agar tidak kasus ini tidak meluas dengan menindak tegas pelakunya yakni Paul Zhang. (***)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here