Sukawati menggendong bayinya bernama Rafifah yang baru berusia tujuh bulan setibanya di terminal Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kamis (21/2).

NUNUKAN (berandatimur.com) РSeorang bayi usia tujuh bulan tertangkap bersama ibunya oleh aparat kepolisian Malaysia akhirnya dijebloskan ke penjara selama empat bulan.

Sukawati (39), ibu bayi ini saat tiba di Kabupaten Nunukan, Kamis (21/2) menceritakan, baru dua bulan berada di Negeri Sabah Malaysia namun hendak pulang ke kampung halamannya kembali di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan.

Ia hendak pulang lagi bersama bayi dan kakaknya yang mendapatkan anaknya di kampung halamannya sedang sakit keras dan dirawat di rumah sakit.

Namun nasib sial yang dialaminya, ketika berada di Bandar Keningau Negeri Sabah tiba-tiba terjaring razia aparat kepolisian sehingga terpaksa dijebloskan ke penjara di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Kemanis Papar.

Baca Juga:  Zainal-Yansen Programkan Gelar Pekan Budaya Tahunan di Kaltara

Perempuan setengah baya ini menceritakan, bayinya bernama Rafifah (7 bulan) tersebut dilahirkan di kampung halamannya di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan.

Usia bayinya baru memasuki bulan kedua diboyong ke Negeri Sabah ditempat kerja ayahnya melalui jalur tikus (tanpa paspor) dari Pangkalan Orde Baru Kelurahan Nunukan Timur menuju Kelabakan Negeri Sabah.

Hanya saja dia mengaku, selama empat bulan kurang lima hari bayinya tetap mendapatkan perawatan dan asupan makanan dari petugas PTS Pemanis Papar.

Kakaknya yang ikut tertangkap bersama dirinya masih menjalani hukuman di PTS Pemanis atau belum dipulangkan ke Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  Hindari Wartawan Dijerat UU ITE, PWI -Polda Kaltara Teken MoU Transparansi Informasi

Perempuan yang mengaku berasal dari Malombong Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba Sulsel ini, akan terus pulang ke kampung halamannya bersama bayinya berjenis kelamin perempuan tersebut.

Saat diwawancarai, Sukawati yang mengenakan baju warna merah dan hijab merah ini tampak meneteskan air mata. Mungkin kasihan sama bayinya yang merasakan sulitnya hidup dalam penjara pada usia tujuh bulan.

Sukawati mengaku, punya orangtua tinggal di Kabupaten Nunukan. Meskipun demikian tetap diangkut ke penampungan menggunakan angkutan kota yang telah disediakan BP3TKI Nunukan menuju Rumah Susun yang terletak di belakang Kompleks Gadis II Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan.

Baca Juga:  TKI Mengeluh "Ditelantarkan" di Nunukan

Kedatangan Sukawati dan bayinya di Kabupaten Nunukan bersama 154 TKI ilegal lainnya yang dideportasi Pemerintah Malaysia..

Tiba di Pelabuhan Tunon Taka sekira pukul 17.30 wita menggunakan kapal angkutan resmi dari Pelabuhan Tawau Negeri Sabah. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here