Punya Uneg-uneg Soal Layanan Publik? Tumpahkan di Aplikasi LAPOR

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) -Pemerintah Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara membuat aplikasi Layanan Aspirasi dan Aduan Online Rakyat (LAPOR) untuk memaksimalkan layanan kepada publik yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Aplikasi ini diharapkan memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan baik berkaitan dengan pelayanan listrik, PDAM, BPJS dan layanan publik lainnya serta kondisi di tengah-tengah masyarakat di daerahnya.

Untuk itu, masyarakat harus terlibat aktif dalam upaya-upaya perbaikannya, minimal dengan cara melaporkan ketika mengalami keluhan.

Sering kali masyarakat tidak tahu bagaimana cara melaporkan berbagai keluhan itu, alhasil banyak yang terpaksa mengeluarkan ‘uneg-uneg’ nya di media sosial, lewat postingan di facebok, instagram, twitter, dan lain sebagainya.

Namun kenyataanya, berbagai keluhan tersebut ternyata masih saja terus terjadi dan dikeluhkan masyarakat.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nunukan, Hasan Basri di Nunukan, Jumat menyatakan, selama ini masyarakat lebih banyak menyampaikan permasalahan melalui medsos.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Wacanakan Identifikasi Jalan Untuk Pemberian Nama
Tata cara pengadusn keluhan layanan publik

Oleh karena itu, Pemkab Nunukan telah menyediakan sarana berupa aplikasi LAPOR yang dapat melakukan interaktif berbasis online yang mudah, terpadu dan tuntas sebagai sarana pengaduan masyarakat dari seluruh Indonesia.

Melalui situs www.lapor.go.id masyarakat bisa melaporkan berbagai keluhan layanan publik di seluruh tingkat pemerintahan, mulai dari tingkat kelurahan hingga kementerian.

Lapor adalah hasil kolaborasi dari Kantor Staf Kepresidenan, Ombudsman, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia.

Hasan Basri mengatakan, aplikasi LAPOR ini dapat diakses melalui SMS di nomor 1708, website di alamat www.lapor.go.id, twitter @lapor 1708, dan aplikasi lapor di perangkat telepon seluler (Ponsel).

Baca Juga:  LSM Panjiku Sesalkan Tindakan SMP Muhammadiyah Nunukan

Khusus bagi masyarakat di Kabupaten Nunukan, pelaporan melalui SMS dilakukan dengan format : Nunukan (spasi) isi aduan dikirim melalui SMS ke nomor 1708, beber dia.

Aduan yang masuk selanjutnya akan diterima oleh tim pengelola aduan pada tiga instansi tersebut dan akan dikirimkan kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk ditindaklanjuti.

Jika sampai batas waktu 30 hari ternyata laporan belum ditindaklanjuti, maka laporan akan diteruskan kepada Ombudsman RI, dan sebagai tindaklanjutnya  Ombudsman akan memfasilitasi penyelesaian masalah hingga tuntas.

Agar menjadi pelapor yang baik, maka pelapor harus terlebih dahulu mendaftar dan mengisi berbagai data pribadi yang dibutuhkan.

Sedangkan untuk memudahkan tindaklanjut, laporan harus disusun dengan jelas, lengkap dan menyebutkan waktu dan tempat kejadian, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta melampirkan bukti pendukung yang tersedia.

Baca Juga:  Saling Klaim Lahan Pelabuhan Feri Seimenggaris

Namun yang perlu diketahui, ada beberapa hal yang tidak boleh dilaporkan yaitu persoalan terkait pemilu, tindak pidana kriminal, wewenang perusahaan swasta, persoalan yang masih dalam proses peradilan, hanya karena informasi di media sosial, dan persoalan yang tidak relevan dengan pemerintah.

Prosedur yang baik dan benar, maka kemungkinan besar laporanya akan ditindaklanjuti. Ayo berani lapor untuk pelayanan publik yang lebih baik. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here