Ini Puisi Bupati Nunukan yang Mengheningkan Puncak Peringatan Hari Ibu di Tugu Dwikora

NUNUKAN (berandatimur) – Puisi yang dibacakan Bupati Nunukan Kalimantan Utara, Asmin Laura Hafid pada puncak peringatan Hari Ibu menjadikan suasana malam menjadi hening dan haru.

Tak sedikit mata hadirin yang hadir khususnya ibu-ibu berkaca-kaca menahan rasa haru tersebut.

Peringatan Hari Ibu ke-90 tahun 2018 dirayakan dengan sejumlah kegiatan yang gelar Pemkab Nunukan.

.   Sebelumnya dilaksanakan upacara yang dihadiri jajaran pemerintah daerah dan instansi lainnya.

Pada puncak peringatan Hari Ibu, Sabtu (22/12) malam ini, Laura sapaan Bupati Nunukan tidak memberikan sambutan tetapi diisi dengan membacakan puisi karyanya sendiri.

Baca Juga:  Tiga Bandara di Kaltara Diusulkan pada APBN 2019

Sebelum membacakan puisinya, Laura mengajak seluruh hadirin untuk merenung dan mengenang perjuangan ibunya hingga menjadi generasi seperti sekarang.

Spontan hadirin menundukkan kepala. Laura langsung membacakan puisinya dengan judul “Terima Kasih Untukmu Ibu”.

Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid foto bersama dengan ibu-ibu yang hadir pada puncak peringatan Hari Ibu di Tugu Dwikora Nunukan, Sabtu (22/12) malam.

Ini puisi yang dibacakan Bupati Nunukan yang menyebabkan suasana hening dan hari.

“Terima Kasih Untukmu Ibu”

Terima Kasih….
Untukmu segala kekhawatiran dalam hatimu disetiap kepergian langkahmu, untuk segala kecemasan yang ada disetiap hal yang mengancam keselamatanku

Ibu….
Terima kasih atas kekuatan kasih sayang dan cintamu. Terima kasih atas keagungan dan kebesaran cinta nasibmu. Terima kasih atas perjuanganmu juga serta pengorbananmu.

Maafkan Aku….

Jika tak pernah menjadi harapan dari semua harapan, jika tak mampu memberikan kebanggaan dari semua tanganku, jika tak dapat mengubah kenyataan dari semua impianmu

Ibu…Terima kasih atas semua perjuanganmu.

Aku sayang ibu.

Diakhir bait puisi ini, suara Bupati Nunukan terdengar terbata-bata. Mungkin ikut terharu atas makna puisinya.

Baca Juga:  Bupati Nunukan Kembali Tunjukkan Prestasi, Mendagri: Pertanggungjawabkan Kepada Masyarakat dan Tuhan YMK

Bagaimana perjuangan, pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya agar menjadi generasi yang baik dan berbakti serta bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. (***)

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here