Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie

NUNUKAN (berandatimur.com) – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengeluarkan kebijakan baru, untuk menjadi guru di wilayah perbatasan cukup mengantongi ijazah SMA atau sederajat.

Hal ini guna menutupi kekurangan tenaga pengajar di pedalaman provinsi termuda di Indonesia tersebut.

Kebijakan Irianto Lambrie ini diungkapkan saat memberikan insentif kepada para guru tahun anggaran 2019.

Alokasi insentif guru tahun ini kurang lebih Rp75 miliar untuk guru TK, SD hingga SMP atau sederajat yang dikelola kabupaten/kota.

Namun Pemprov Kaltara masih, menunggu usulan dari sekolah maupun pemkab/pemkot terkait jumlah guru di daerahnya.

Realisasikan insentif untuk guru dibagi menjadi tiga jenis yakni bantuan keuangan (bankeu) khusus kepada kabupaten/kota, dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara disalurkan lewat dana hibah.

Bankeu ini dialokasikan sebesar Rp71,25 miliar. “Insentif guru melalui Bankeu ini akan diberikan untuk jenjang PAUD yang didalamnya ada TK, Raudatul Alfal (RA), Bustanul Alfal (BA), SD, MI, SMP, MTs Kabupaten Kota di Kaltara,“ ungkap Irianto.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan bangga dikunjungi Bupati Kepulauan Mentawai

Sementara insentif untuk guru tidak tetap atau guru honor setingkat SMA, MA dan SMK, serta SLB yang dikelola oleh Disdikbud Kaltara sebesar Rp3,1 miliar.

“Untuk insentif gurur tetap Yayasan SMA, SMK Swasta, dananya disalurkanlewat hibah. Jumlah pastinya belum menyesuaikan,” lanjut Irianto.

Pada tahun 2018,  sebanyak 1.010 orang tenaga guru tidak tetap dan yayasan tingkat SLTA dan SLB yang mendapatkan insentif.

Terpisah, Kepala Disdikbud Kaltara, Sigit Muryono mengatakan, pencairan insentif guru tahun ini Pemprov Kaltara masih menunggu usulan jumlah guru penerima insentif dari sekolah-sekolah di kabupaten kota.

“Dalam bulan ini kami akan mengirim surat kepada kabupaten kota untuk segeera mengirim usulan penerima insentif guru itu. Karena biasanya insentif dicairkan per triwulan,” jelas Sigit.

Tahapannya, sekolah yang sudah mengajukan usulan penerima insentif guru akan diverifikasi oleh Disdikbud Kaltara dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltara. Setelah itu baru dicairkan dananya.

“Usulan itu akan diverifikasi lagi dengan melihat guru yang mulai mengajar tahun 2018, dan yang terdaftar pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Syarat lainnya, memiliki SK dari yayasan lalu diverifikasi untuk dibuatkan SK Gubernur, dan baru bisa pencairan,“ papar Sigit.

Baca Juga:  Irianto Sebut Mendagri Apresiasi SE Soal Malam Pergantian Tahun

Kepala BPKAD Kaltara Aspianur menambahkan, tahun ini bantuan insentif guru melalui dana Bankeu akan dibuat Petunjuk Teknis (Juknis)-nya dulu.

Hal ini dikarenakan tiap tahun jumlah guru yang menerima berubah. Tahun ini, disebutkan ada perbedaan dalam juknis.

Salah satunya, syarat ijazah terakhir bagi guru penerima. Jika tahun lalu, semua guru penerima minimal berijazah sarjana.

Tahun 2019, ada kebijakan Gubernur Kaltara untuk guru di wilayah pedalaman dan perbatasan, syarat minimal cukup berijasah SMA sederajat.

“Karena ada kebijakan baru itu, Juknis kita ubah. Begitu pun dengan dana Bankeu khusus insentif guru ini, anggarannya juga akan bertambah.

Hanya saja, tetap tidak merubah pagu anggaran yang sudah kita tetapkan,” imbuhnya.

Dana Insentif Guru Melalui Bankeu Tahun 2019 per kabupaten/kota yaitu Kota Tarakan pagu anggaran Rp14,4 Miliar. Dana Insentif Guru Rap 14,3 Miliar dengan jumlah Guru dan tutor Paud sebanyak 2.259 Orang

Baca Juga:  Bunda PAUD Kaltara mendukung terciptanya generasi emas

Kabupaten Nunukan, pagu anggaran sebesar Rp20,6 miliar, dana insentif guru Rp18,6 miliar. Jumlah guru dan tutor Paud sebanyak 2.254 orang.

Kabupaten Malinau, pagu anggaran Rp13,5 miliar, dana insentif guru Rp13,0 miliar.  Jumlah guru dan tutor Paud sebanyak 1.228 orang.

Kabupaten Tana Tidung, pagu anggaran Rp4,15 miliar, dana insentif guru Rp4,15 miliar. Jumlah guru dan tutor Paud sebanyak 578 orang.

Kabupaten Bulungan, pagu anggaran Rp18,6 miliar, dana insentif guru Rp17,70 miliar. (*)

Editor : M Rusman
Sumber : Humas Pemprov Kaltara

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here