NUNUKAN (berandatimur.com) – Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengunggah pertemuannya dengan Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo di Jakarta, melalui akun Facebooknya, Jumat (28/12).

Irianto beberkan, pada pertemuan yang dihelat di Rumah Jabatan Mendagri di Komplek Perumahan Menteri Jalan Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menyampaikan sejumlah hal termasuk soal malam pergantian tahun.

“Mendagri mengapresiasi surat edaran dengan imbauan-imbauan pada malam pergantian tahun oleh Pemprov Kaltara,” ujar Irianto Lambrie.

Ia mengaku, telah menerbitkan surat edaran dimana berisi imbauan soal tidak ada aktivitas berupa menyalakan petasan, kembang api dan aktivitas tempat hiburan malam (THM). Lalu mengisi malam pergantian tahun dengan ibadah atau berdoa agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.

Baca Juga:  Dinkes Kaltara Ajak Masyarakat Berperan Cegah Merebaknya DBD

Sekaitan dengan surat edaran tersebut, Mendagri Tjahyo Kumolo sangat mengapresiasinya, beber Irianto Lambrie.

“Beliau (Mendagri) rupanya memantau soal surat edaran yang saya keluarkan terkait imbauan-imbauan pada malam pergantian tahun,” aku dia.

Gubernur Kaltara yang memang sahabat lama dengan Mendagri ini, perbincangan berlangsung akrab dengan diskusi berbagai hal soal pemerintahan.

Diantaranya, mengenai laporan hasil pengendalian, pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, baik di pemerintah provinsi maupun di kabupaten/kota sepanjang tahun 2018.

Ia sampaikan juga soal kondisi sosial politik dan penegakan disiplin terhadap aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga:  Gubernur Kaltara ajak masyarakat gunakan listrik secara bijak

Tak lupa pula menyampaikan perihal langkah-langkah yang akan dilakukan menghadapi tahun politik yakni pemilu serentak presiden-wakil presiden dan legislatif pada April 2019..

Berkaitan dengan laporan proses pembahasan APBD 2019, Mendagri telah menandatangani persetujuan hasil evaluasinya.

Oleh karena itu, dia berharap, secepatnya dituntaskan dengan DPRD dimana tidak terlalu berlebihan dalam pembahasannya.

Mendagri juga memberikan masukan terkait pengawasan, penindakan dan upaya-upaya preventif dalam mencegah tindak pidana korupsi. Baik itu melalui aparatur internal maupun oleh penegak hukum, kata Irianto Lambrie. (***)

Editor: M Rusman

Baca Juga:  Warga Tolak Pengambilan Swab, Kendala TGC di PuskesmasĀ 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here