Irianto: Tahap Awal Pembangunan PLBN Labang Mulai Dikerjakan Kementerian PUPR

NUNUKAN (berandatimur.com) – Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengapresiasi dimulainya tahapan rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Labang Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupa penentuan titik koordinat jalan.

PLBN Labang ini adalah salah satu dari empat PLBN yang diusulkan Pemprov Kaltara kepada pemerintah pusat.

Namun baru dua PLBN usulan yang pembangunannya dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 yakni PLBN Long Midang (Krayan) dan Sei Pancang (Sebatik) Kabupaten Nunukan serta PLBN Long Nawang Kabupaten Malinau.

Kementerian PUPR saat melakukan pengeboran penentuan titik koordinat rencana pembangunan PLBN Labang di tepi Sungai Pensiangan Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Foto: Facebook Lumbis

Sedangkan PLBN Labang sendiri baru tahap penentuan titik dan koordinat jalan serta jembatan di Sungai Pensiangan dan Sungai Sedalit Kecamatan Lumbis Ogong, terang Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, Minggu (13/1)

Baca Juga:  YFKAB fokus 3 pilar, Gubernur Kaltara: Jalankan yang amanah

“Menurut informasi, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan penentuan titik dan koordinat jalan, serta jembatan pada calon PLBN yang rencananya akan dibangun di Labang Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan,” jelas dia.

Pengerjaan tahapan penentuan titik dan koordinat jalan dan jembatan melalui kegiatan pengeboran pada kedua sungai yang berhulu di Negeri Sabah Malaysia dekat patok negara GP1.

Peta rencana pembangunan PLBN Labang di Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Foto: facebook

Irianto mengatalan, apabila tahapan ini rampung maka telah bisa dimulai pembuatan DED (Detail Engineering Design).

Gubernur Kaltara menegasksn, keberadaan PLBN sangat penting yang diharapkan ke depannya wilayah yang ada PLBN-nya dapat menjadi etalase di kawasan perbatasan Indonesia dengan Sabah Malaysia.

Baca Juga:  Rupiah Bertengger di Peringkat 4 Asia pada Lima Bulan Terakhir

“Pembangunan PLBN bukan saja berfungsi untuk pelintasan manusia dan barang saja. Lebih dari itu, PLBN juga diharapkan menjadi pengembangan perekonomian di perbatasan,” ujar dia.

Sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo, kata Irianto,  PLBN di daerah itu nanti harus ada aktifitas ekonomi masyarakat, seperti pasar dan lainnya sehingga wilayah ini menjadi terpadu.

Mengenai dua PLBN yakni Long Midang dan Sei Pancang yang telah rampung tahapan perencanaannya dapat mulai dibangun pada tahun 2019.

PLBN Sei Pancang merupakan jalur laut sedangkan PLBN Long Midang adalah jalur darat. Keduanya PLBN tipe B.

Baca Juga:  BI Tingkatkan Daya Beli Melalui Optimalisasi Ekonomi Syariah

Pembangunan kedua PLBN ini akan dikerjakan dengan sistim multiyears direncanakan paling lambat truwulan III tahun 2019 secara bertahap.(***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here