Jadi tersangka dugaan korupsi dana COVID-19, Sekda Flores Timur dijebloskan ke penjara

Sekda Flores Timur Dijebloskan ke Rutan Larantuka
Sekda Flores Timur, PIG berbaju tahanan warna orange saat dieksekusi masuk penjara oleh Kejari Larantuka sebagai tersangka dugaan terlibat tindak pidana korupsi dana COVID-19, Jumat (22/9). FOTO: Yakobus Elton Nggiri/BERANDATIMUR.COM

Larantuka (BERANDATIMUR) – PIG, Sekda Flores Timur resmi ditahan di Rutan Kelas IIB Larantuka setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana COVID-19 tahun anggaran 2020.

Eksekusi penahanan dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Flores Timur pada Kamis, 22 September 2022. 

Penetapan sebagai tersangka PIG juga selaku Ex Officio Kepala BPBD/Ketua Gugus Pelaksana Satuan Gugus Penanganan COVID-19. Sebelumnya, Kejari Flores Timur telah menahan AHB, Pelaksana Kepala BPBD Flores Timur pada kasus yang sama.

Kepala Kejari Flores Timur, Bayu Setyo Pratomo melalui Kasi Pidsus Cornelis S.Oematan menjelaskan penahanan terhadap Sekda setelah penyidik kejaksaan melakukan pemeriksaan sebagai tersangka. Berdasarkan Sprint Penahanan Nomor : Print-02/N.3.q6/Fd.1/09/2022, tanggal 22 September 2022.

Baca Juga:  DPRD Nunukan Minta Pengelolaan Anggaran COVID-19 Transparan

“Setelah diperiksa, kemudian yang bersanggkutan dilakukan penahanan oleh Penyidik Kejari Flores Timur untuk 20 hari ke depan,” ujar Cornelis.

Ia mengatakan, penahanan PIG karena telah memenuhi syarat obyektif dan subyektif penyidik.

Tersangka lain yakni PLT selaku Bendahara BPBD belum memenuhi panggilan Kejari Flores Timur. Cornelis menyatakan segera menerbitkan surat pemanggilan kedua terhadap bersangkutan.

“Untuk saudara PLT telah dilakukan pemanggilan sebagai tersangka oleh penyidik kejaksaan untuk hadir hari ini, namun yang bersangkutan tidak mengindahkannya tanpa keterangan yg jelas,” tegas Cornelis.

Ia menambahkan, tersangka dijerat Pasal 2 primer dan subsidiair Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (mg01)

Editor: M Rusman 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here