Jual Sabu-sabu, Honorer Dishub Nunukan Ditangkap di Sebatik. Pelanggannya Ditangkap di Jalan Lingkar

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Seorang oknum pegawai honorer Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara ditangkap polisi karena menjual narkotika jenis sabu-sabu.

Honorer Dishub Nunukan ini diringkus berkat informasi yang diperoleh aparat kepolisian dari pelanggannya yang ditangkap di Jalan Lingkar RT 17 Kelurahan Nunukan Timur pada Selasa (2/4).

Kasat Resnarkoba Polres Nunukan, AKP M Hasan Setyobudi di Nunukan, Kamis (4/4) menyatakan, awal penangkapan ini ketika jajaran Satresnarkoba Polres Nunukan melakukan pemantauan di Jembatan Haji Putri di Gang Kakap Kelurahan Nunukan.

Pada saat itu, kedua lelaki berinisial “Ay (43) dan Dm (24)” yang sedang makan di salah satu warung di Jalan Lingkar mencurigakan sehingga dilakukan penggeledahan.

Baca Juga:  Satu Korban Meninggal Perahu Tabrakan Belum Teridentifikasi

Alhasil, ditemukan satu bungkus sabu-sabu ukuran kecil dibungkus amplop yang diselipkan di bawah taplak meja warung makan tersebut.

Barang bukti sabu-sabu yang ditemukan terkait oknum pegawai honorer dishub nunukan

Hasan mengungkapkan, saat dilakukan introgasi kedua pria ini mengaku mendapatkan barang haram ini dari rekannya yang tinggal di Pulau Sebatik.

Pria yang dimaksud berinisial “S” berstatus pegawai honorer di Dinas Perhubungan yang dibeli seharga Rp5,6 juta.

Ia menceritakan, AY dan DM ini menunggu seseorang yang telah memesan sabu-sabu miliknya di warung makan tersebut.

Pengungkapan kasus sabu-sabu berlangsung pada Selasa (2/4) sekira pukul 09.00 wita.

Baca Juga:  Preteli Hp di Motor, Polisi di Nunukan Ciduk Remaja 18 Tahun

Setelah dilakukan pengembangan pegawai honorer berusia 27 tahun ini ditangkap di rumahnya di Jalan Kantor Pos RT 09 Desa Sungai Pancang Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan.

Pada saat itu, aparat kepolisian Satresnarkoba Polres Nunukan melakukan penggeledahan badan dan menemukan lagi dua bungkus plastik warna transparan yang diduga berisi sabu-sabu.

Sabu-sabu yang ditemukan, kata Hasan, disembunyikan dalam kantong celana sebelah kanan bagian depan.

Kasat Resnarkoba Polres Nunukan mengungkapkan, pria “S” mengakui sabu-sabu yang ditemukan pada “AY” dan “DM” yang didapatkan dari Rahman yang beralamat Sei Melayu wilayah Malaysia dengan harga Rp2,8 juta.

Baca Juga:  PWI Kaltara Kutuk Pembunuhan Wartawan Metro TV, Minta Polisi Usut Tuntas

Rahman telah ditetapkan sebagai daftar pemcarian orang (DPO) oleh Polres Nunukan.

Saat ditanyakan adanya upaya dari pihak keluarga untuk melobi Polres Nunukan, Hasan membantahnya.

“Tidak ada itu. Kalau sudah masuk di bagian penyidikan tidak ada lagi alasan untuk dilepaskan,” ungkap dia. (***)

Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here